Advertorial

Semangat Gubernur Erzaldi Menggali Potensi Lada Bikin Kagum Mentan RI

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengembangkan dan menggali potensi perkebunan lada membuat kagum Menteri Pertanian

Semangat Gubernur Erzaldi Menggali Potensi Lada Bikin Kagum Mentan RI
Ist
Pertemuan Gubernur dengan Menteri Pertanian, Selasa (27/3/2018) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA– Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengembangkan dan menggali potensi perkebunan lada membuat kagum Menteri Pertanian (Mentan) RI Amran Sulaiman. Berkat semangat ini, Mentan berjanji memprioritaskan pengembangan lada ke Babel.

Amran menilai sikap Gubernur Erzaldi sangat serius dalam mengembangkan lada. Rencananya Amran akan mengunjungi Babel untuk melepas ekspor perdana lada dari Babel. Sedangkan untuk peternakan sapi, disarankan agar fokus pengembangan inseminasi buatan.

“Jika mengembangkan teknologi tersebut, lebih efektif dan efisien biaya,” kata Erzaldi usai berkunjung ke Kementerian Pertanian RI, Selasa (27/3/2018).

Teknologi tersebut untuk memperbanyak populasi sapi, sehingga nanti tidak perlu lagi mendatangkan sapi dari luar. Pasalnya pemenuhan kebutuhan daerah cukup menginseminasi sapi lokal.

Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Babel Erwin, mengatakan mengapresiasi kedatangan Gubernur Babel. Hal ini menandakan keseriusan Bangka Belitung dalam mengembangkan komoditi lada.

“Mentan Amran hanya ingin membantu daerah yang benar-benar serius. Saat ini anggaran pengembangan pertanian di kementerian cukup besar, namun harus dibuktikan dengan komitmen daerah,” kata Erwin mengungkapkan hasil pertemuan

Erwin mengatakan daerah yang serius mengelola sektor pertanian, dapat dilihat dari kemampuan penyerapan anggaran yang diberikan pihak kementerian ke daerah. Babel cukup fokus mengembangkan lada dan nanti dapat mencontoh Gorontalo yang terkenal sebagai provinsi jagung.

Amran berharap Bangka Belitung bisa menyusul prestasi yang diraih Gorontalo. Namun jika Gorontalo provinsi jagung, sedangkan Babel dikenal sebagai provinsi lada. Babel telah diberikan kelebihan alam dengan potensi agroklimat yang belum tentu dimiliki daerah lain.

“Potensi tersebut membuat lada yang dihasilkan memiliki ciri khas tersendiri dan dikenal dengan "muntok white pepper" di dunia internasional,” kata Erwin.(Advertorial)

Penulis: krisyanidayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help