Wapres Jusuf Kalla Ngomongin Ustaz Abdul Somad Saat Bahas Orang Kerdil

Wakil Presiden Jusuf Kalla tiba-tiba membicarakan Ustaz Abdul Somad. Bahkan pria asal Makassar itu punya permintaan khusus

Wapres Jusuf Kalla Ngomongin Ustaz Abdul Somad Saat Bahas Orang Kerdil
Kolase
Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla dan Ustaz Abdul Somad 

"Karena itu kadang-kadang ulama dan pendeta dapat didengar daripada petugas kesehatan. Jadi kalau mau ulama bilang, fardu atau sunah. Beda kalau ketua Bappenas yang berbicara. Jadi ini penting semuanya kita libatkan agar memahami hal-hal tersebut," ujar Jusuf Kalla.

"Stunting atau kekerdilan itu kita membicarakan bagaimana mencegahnya,karena stunting itu tidak bisa diobati tapi dapat dicegah," kata Kalla.

"Apabila terjadi karena terbatas pada waktu 1.000 hari pertama itu yang sangat menentukan anak itu stunting atau tidak. Jadi Artinya kita harus mempunyai perencanaan yang baik yang mempunyai tujuan yang jangka panjang," lanjutnya.

Kenapa Orang Bisa Kerdil?

Pertumbuhan dipengaruhi  sejumlah faktor namun yang akan dibahas secara spesifik kali ini adalah gangguan pertumbuhan akibat gangguan fungsi hormonal dalam tubuh.

Pertumbuhan saat di dalam kandungan maupun setelah lahir dipengaruhi oleh berbagai kadar hormon dalam tubuh. Bila terjadi kekurangan dalam produksi hormon akan terjadi penurunan proses tumbuh sedangkan bila terlalu banyak akan terjadi kelebihan proses tumbuh.

Hormon diproduksi oleh kelenjar-kelenjar tertentu dalam tubuh yang produksinya tergantung dari rangsangan system di atasnya, fungsi dari kelenjar tersebut dan tersedianya bahan baku. Selain itu hormon dapat bekerja bila reseptor pada sel yang menerima hormon jumlahnya cukup dan sensitive terhadap rangsangan hormon.

Manusia dikatakan berperawakan pendek (kerdil) bila tinggi badan dua kali di bawah tinggi badan rerata orang-orang yang sama usia dan jenis kelaminnya.

Ada dua jenis perawakan pendek yaitu :

1. Dwarfism (cebol) 
Yaitu gangguan pertumbuhan akibat gangguan pada fungsi hormon pertumbuhan / growth hormone. Gejalanya berupa badan pendek, gemuk, muka dan suara imatur (tampak seperti anak kecil), pematangan tulang yang terlambat, lipolisis (proses pemecahan lemak tubuh) yang berkurang, peningkatan kolesterol total / LDL, dan hipoglikemia.

Halaman
1234
Penulis: teddymalaka
Editor: teddymalaka
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved