Mantan Gubernur Gatot Pujo Pernah Ungkap Banyak Pejabat Sumut Terlibat Suap

Pejabat dan mantan penjabat yang mencicipi uang suap dari Gatot Pujo Nugroho bakal semakin banyak yang masuk penjara.

Mantan Gubernur Gatot Pujo Pernah Ungkap Banyak Pejabat Sumut Terlibat Suap
Kompas.com
Terdakwa dalam perkara dugaan suap, Gubernur nonaktif Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan istrinya, Evy Susanti di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Rabu (24/2/2016). 

BANGKAPOS.COM - Pejabat dan mantan penjabat Sumatera Utara yang ikut mencicipi uang suap dari mantan Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho, bakal semakin banyak yang masuk penjara.

Seperti diketahui, Gatot Pujo Nugroho dinyatakan hakim Pengadilan Tipikor terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi pada penyaluran dana bantuan sosial (Bansos) dan hibah PemerintaN Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2012 dan 2013. Dia dijatuhi hukuman 6 tahun penjara.  

Gatot sebelumnya didakwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK merugikan negara Rp2,8 miliar.

Sedangkan jumlah kerugian negara secara keseluruhan dalam kasus itu senilai Rp4,034 miliar.

Baca: KPK Tetapkan 38 Tersangka Baru Kasus Suap Mantan Gubernur Sumut

Gatot pun terlibat kasus  suap kepada DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019. 

Namun, Gatot pernah mengatakan, akan membuka semua informasi termasuk semua pejabat yang dulu dekat dengannya, termasuk anggota DPRD Sumut yang terlibat kasus korupsi ini.   

"Saya merasa akan divonis berat. Saya akan buka semuanya nanti," kata Gatot kala itu, sebelum putusan sidang, 24 November 2016.

Kemarin, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menetapkan lagi 38 anggota DPRD Kota Sumatera Utara periode 2009-2014 dan 2014-2019 sebagai tersangka.

Mereka diduga menerima suap berupa hadiah atau janji dari Gatot Pujo Nugroho, terkait fungsi dan kewenangan mereka sebagai anggota dewan di periode tersebut.

Baca: Cantiknya Milka Anisya Menantu Ketua MPR Zulkifli Hasan, Sehari-hari Kerja di Puskesmas

Penetapan tersangka itu dikonfirmasi Ketua KPK Agus Rahardjo.

Menurut Agus, KPK sudah mengeluarkan surat pada 29 Maret 2018, yang ditujukan kepada Ketua DPRD Provinsi Sumut.

Surat itu perihal pemberitahuan penyidikan oleh KPK mengenai dugaan tindak pidana korupsi oleh para anggota DPRD Sumut itu.

Dalam surat itu dilampirkan nomor surat perintah penyidikan (sprindik) per tanggal 28 Maret 2018.

"Itu surat surat pengantar, dilampiri sprindik untuk masing-masing tersangka, ditandatangani pimpinan," kata Agus, lewat pesan singkat kepada wartawan, Jumat (30/3/2018) malam.

Sebanyak 38 anggota dan mantan anggota DPRD Sumut yang jadi tersangka baru kasus suap Gatot adalah Rijal Sirait, Rinawati Sianturi, Rooslynda Marpaung, Fadly Nurzal, Abu Bokar Tambak, Enda Mora Lubis, M Yusuf Siregar.

Baca: Kisah Cinta Tragis Para Pemain Timnas Indonesia dengan Artis dan Model Cantik

Kemudian, Muhammad Faisal, DTM Abul Hasan Maturidi, Biller Pasaribu, Richard Eddy Marsaut Lingga, Syafrida Fitrie, Rahmianna Delima Pulungan, Arifin Nainggolan, Mustofawiyah, Sopar Siburian, Analisman Zalukhu, Tonnies Sianturi, Tohonan Silalahi, Murni Elieser Verawaty Munthe, Dermawan Sembiring.

Lainnya, yakni Arlene Manurung, Syahrial Harahap, Restu Kurniawan Sarumaha, Washington Pane, John Hugo Silalahi, Ferry Suando Tanuray Kaban, Tunggul Siagian, Fahru Rozi, Taufan Agung Ginting, Tiaisah Ritonga, Helmiati, Muslim Simbolon, Sonny Firdaus, Pasiruddin Daulay, Elezaro Duha, Musdalifah, dan Tahan Manahan Panggabean.

Mereka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 64 Ayat (1) dan Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Agus belum mau menyebutkan secara spesifik dugaan suap untuk anggota DPRD Sumut itu terkait perkara apa.

"Ditunggu konpersnya," ujar Agus.

Baca: Raul Lemos Bahagia Menikah dengan Krisdayanti, Begini Nasib Shechah Sagran Mantan Istrinya

Masih berkaitan dengan kasus suap mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, sebanyak 46 orang dari kalangan DPRD Sumut  sudah menjalani pemeriksaan bergiliran oleh penyidik KPK selama enam hari.

Pemeriksaan mulai Senin (29/1/2018) hingga Sabtu (3/2/2018), yang berlangsung  di Markas Komando Brimob Polda Sumut Jalan Wahid Hasyim, Medan. (tribunnews/tribun-medan/bbs)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Bilang, Bongkar Semua Pejabat Sumut Terlibat Suap!

Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved