BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Kabupaten Bangka Sudah Meraih Nilai di Atas 500 Untuk Kabupaten Layak Anak

Kabupaten Bangka pada tahun 2018 ini mulai mengikuti lomba Kabupaten Layak Anak yang diselenggarakan pemerintah pusat.

Kabupaten Bangka Sudah Meraih Nilai di Atas 500 Untuk Kabupaten Layak Anak
Bangka Pos / Edwardi
Boy Yandra, plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bangka 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKAKabupaten Bangka pada tahun 2018 ini mulai mengikuti lomba Kabupaten Layak Anak yang diselenggarakan pemerintah pusat.

Dalam penilaian saat ini sudah mendapatkan poin diatas angka 500.

Hal ini diungkapkan Boy Yandra, plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bangka kepada Bangkapos.com, Minggu (01/04/2018) di Sungailiat.

“Alhamdulillah indikator-indikator yang dibutuhkan untuk penilaian lomba Kabupaten Layak Anak ini sudah dimiliki Kabupaten Bangka, dimana nilainya saat ini sudah diatas poin 500. Kita berharap dalam penilaian akhir hasil lomba ini nantinya Kabupaten Bangka bisa mendapatkan hasil yang maksimal,” harap Boy Yandra.

Diungkapkannya, program Kabupaten Layak Anak untuk Kabupaten Bangka sudah dilaunching Ibu Menteri Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) RI, Yohana Tembise  di  TK YPK Air Kenanga Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka tahun 2017 yang lalu.

“Insya Allah pada tahun 2018 ini Kabupaten Bangka sudah bisa mengikuti lomba Kabupaten Layak Anak yang pertama,” ujarnya.

Diakuinya, sebenarnya yang terpenting itu bukan hanya bertujuan untuk mengikuti lomba itu saja, tetapi benar-benar ingin mengaplikasikan kegiatan itu di lapangan, seperti menyediakan sarana bermain untuk anak-anak di berbagai tempat.

“Untuk di Kabupaten Bangka sudah banyak sarana bermain anak ini dibangun, seperti di puskesmas-puskesmas sudah disediakan sarana bermain untuk anak-anak. Di UPTD Dinas Pendidikan di setiap kecamatan juga sudah ada, di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) juga sudah ada. Fungsinya bila ada warga yang datang ke tempat-tempat itu sambil membawa anaknya, maka si anak bisa sambil bermain di tempat itu,” tukasnya.(*)

Penulis: edwardi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help