Leisure Bangka Belitung

Kisah Cinta Dibalik Kelezatan Kue Bulan

Kue bulan merupakan kue tradisional Tiongkok yang disajikan tiap festival pertengahan musim gugur atau mid autumn festival.

Kisah Cinta Dibalik Kelezatan Kue Bulan
istimewa
Kue Bulan 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Adelina Nurmalitasari

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Kue bulan merupakan kue tradisional Tiongkok yang disajikan tiap festival pertengahan musim gugur atau mid autumn festival.

Dibalik kelezatan rasanya, ada legenda menarik dari kue tersebut. Legenda ini diceritakan Erwin Cukro, Sabtu (31/3/2018).

Dulunya, di Cina daratan ada 10 matahari yang menyinari. Akibatnya cuaca panas dan musibah kekeringan pun melanda.

Kala itu juga hidup seorang pemanah sakti bernama Hou Yi. Sang kaisar lalu memerintahkan Hou Yi untuk memanah matahari. Perintah tersebut pun disanggupinya.

Hou Yi kemudian memanah 9 matahari dan menyisakan satu untuk terus menyinari daratan.

Berbahagia karena masalah negerinya teratasi, sang kaisar pun menghadiahi Hou Yi pil keabadian. Pil tersebut disimpan di rumahnya.

Suatu ketika, ada tetangga yang mengetahui Hou Yi menyimpan pil tersebut.

Tetangga itu kemudian ingin mencurinya. Namun, tak sempat melakukan niat jahatnya si tetangga ketahuan oleh istri Hou Yi yang bernama Chang E.

Demi mempertahankan pil keabadian agar tak jatuh ke tangan yang salah, Chang E meminum pil tersebut. Seketika tubuhnya melayang dan terbang sampai ke bulan.

Halaman
12
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved