HMI Komsat UBB Gagas Sekolah Pemimpin Muda

Demi mempersiapkan generasi muda sebagai pemimpin berkelanjutan yang cerdas, cekatan, berkarakter, bertanggungjawab, dan diridhoi Allah

HMI Komsat UBB Gagas Sekolah Pemimpin Muda
Istimewa
Peserta Sekolah Pemimpin Muda (SPM) foto bersama di Gedung Serba Guna Kecamatan Kelapa, Minggu (2/4/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Herru W

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Demi mempersiapkan generasi muda sebagai pemimpin berkelanjutan yang cerdas, cekatan, berkarakter, bertanggungjawab, dan diridhoi Allah SWT, Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Bangka Belitung'>Universitas Bangka Belitung (HMI Komsat UBB) menggagas program Sekolah Pemimpin Muda (SPM).

Program yang digagas oleh HMI Komisariat UBB ini sebagai salah satu wujud pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kecamatan Kelapa menjadi kecamatan terpilih untuk pelaksanaan SPM perdana yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna Kelapa, Bangka Barat dari sejak Jumat (30/3/2018) sampai dengan Minggu (1/4/2018).

Peserta merupakan pelajar SMA/SMK dan Karang Taruna se-Kecamatan Kelapa. SPM ini juga menghadirkan beberapa Tokoh Babel sebagai pemateri untuk menginspirasi pemuda-i agar dapat bersama-sama berkontribusi membangun daerah.

"Kami sadar akan pentingnya mempersiapkan generasi muda sebagai pemimpin yang akan melanjutkan tongkat perjuangan pendahulu bangsa, ini yang menjadi salah satu alasan program ini dilaksanakan," kata Koordinator Acara, Gilang Virginawan melalui siaran pers, Senin (2/4/2018).

Lanjutnya, peserta bukan hanya diberikan pemahaman tentang kepemimpinan yang merujuk pada Pancasila dan UUD 1945 sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara. Tapi juga mendapatkan materi tentang pengurusan administrasi surat menyurat, wawasan organisasi, sekolah inspirasi, dan wawasan sejarah Kabupaten Bangka Barat.

"Diharapkan dengan adanya SPM ini pemuda pemudi siswa siswi bisa memiliki pondasi berbangsa dan bernegara sehingga kedepannya memiliki karakter luhur dan bertanggungjawab serta diridhoi oleh Allah SWT," harapnya.

"Kami mendapatkan pemahaman baru yang tidak diajarkan di bangku sekolahan, semoga menjadi agenda rutin di perkecamatan tahun depan," ungkap salah satu peserta, Jumin yang berasal dari Desa Simpang Yul. (*)

Penulis: Herru W
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help