Terungkap Agar Bisa Tinggal di Kota London, Bos First Travel Beli Restoran Seharga Rp 12 Miliar

Pengusaha di London, Usya Soemiarti Soeharjono mengatakan, bos First Travel membeli restoran Golden Day melalui dirinya.

Terungkap Agar Bisa Tinggal di Kota London, Bos First Travel Beli Restoran Seharga Rp 12 Miliar
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Terdakwa yaitu Direktur Utama First Travel Andika Surachman, Direktur First Travel Anniesa Hasibuan, dan Direktur Keuangan First Travel Siti Nuraidah Hasibuan menjalani sidang eksepsi kasus dugaan penipuan dan penggelapan oleh agen perjalanan umrah First Travel di Pengadilan Negeri Depok, Senin (26/2/2018). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Pengusaha di London, Usya Soemiarti Soeharjono mengatakan, bos First Travel membeli restoran Golden Day melalui dirinya. Restoran di London itu kemudian berganti nama menjadi Nusa Dua.

Usya mengatakan, Direktur Utama First Travel Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan ingin membeli perusahaan itu agar bisa menetap di London sebagai permanent resident.

"Beliau harap kalau punya saham bisa dapat izin tinggal di sana," ujar Usya saat bersaksi di Pengadilan Negeri Depok, Senin (2/4/2018).

//

Usya sendiri masih berstatus warga negara Indonesia namun menjadi permanent resident di London. Ia telah menetap di London sejak tahun 1980-an.

Usya mengatakan, total uang yang diserahkan Andika kepadanya untuk membeli restoran sebesar Rp 12 miliar dalam bentuk poundsterling.

Jumlah tersebut terdiri dari Rp 5,8 miliar untuk restoran, selebihnya untuk pajak dan operasional restoran. Karena Usya menetap di sana, maka restoran tersebut diatasnamakan dirinya.

Baca: Nggak Nyangka, Ternyata Begini Mewahnya Rumah Dude Herlino dan Alyssa Soebandono

Namun, seiring berjalannya waktu, Andika menyetop pengiriman dana operasional restoran.

"Dalam running tidak ditunjang lagi sama beliau. Restoran itu tidak menguntungkan jadi saya tetap menyuntik dana dari saya sendiri," kata Usya.

Usya memiliki 60 persen saham, sementara Andika memiliki 40 persennya. Meski begitu, perjanjian di antara mereka hanya sebatas lisan.

Halaman
12
Editor: zulkodri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help