2017, BNN Rehab 140 Orang Terlibat Narkoba, Ada 38 Pelajar

Kami rehab itu ada 140 orang pada tahun 2017 lalu, ada yang direhab di BNN, Lido, dan Rumah Sakit Jiwa. Diantara 140 orang

2017, BNN Rehab 140 Orang Terlibat Narkoba, Ada 38 Pelajar
Bangkapos/Edwardi
Ikhlas Gunawan, Kepala BNN Kota Pangkalpinang 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Badan Narkotika Nasional  140(BNN) selama tahun 2017 lalu merehabilitasi sebanyak 140 orang pelaku narkoba.

Dari 140 orang ini terdapat 38 orang pelajar atau usia anak-anak.

Hal ini diungkapkan Ikhlas Gunawan, Kepala BNN Kota Pangkalpinang yang ditemui Bangkapos.com, Rabu (04/04/2018) di Pangkalpinang.

“Kami rehab itu ada 140 orang pada tahun 2017 lalu, ada yang direhab di BNN, Lido, dan Rumah Sakit Jiwa. Diantara 140 orang ini ada pelajar sebanyak 38 orang,” kata Ikhlas Gunawan.

Ditambahkannya, sedangkan pada tahun 2018 sampai saat ini baru tercatat ada 10 orang dan belum ada pelajar.

“Ada yang baru-baru coba memakai narkoba dan ada juga yang sudah ketagihan. Mereka yang baru-baru coba pakai kita rehab jalan dan yang sudah ketagihan direhab inap,” ujarnya.

Diungkapkannya, para pelajar yang terlibat narkoba biasanya gurunya juga dipanggil ke BNN.

“Anak-anaknya ini biasanya juga kita ikut sertakan dalam olahraga beladiri, mereka harus mengikuti program yang dibuat BNN, sehingga mereka memiliki kesibukan dalam mengisi waktu luangnya dengan kegiatan yang bermanfaat,” tukasnya.

Diakuinya, para pelaku yang berhasil diamankan dalam razia yang dilakukan di rumah-rumah kos, ada juga orangtua yang melaporkan anaknya lalu ditangani BNN.

Biasanya para pelajar yang baru mencoba untuk memakai narkoba.

“Jenis narkoba yang banyak digunakan pelajar jenis ganja,” ujarnya.

Menurutnya, rencana Pemkot Pangkalpinang dan DPRD Pangkalpinang yang akan membuat perda soal penyalahgunaan narkoba ini sangat didukung BNN.

“Kita berharapkan bisa mengurangi korban penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang ke depan. Kegiatan seperti Forum Anak juga bagus sekali untuk menyuarakan aspirasi anak-anak kepada kegiatan yang baik dan positif,” tukasnya.(*)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help