Jelang Cheng Beng, Penjualan Tiket Pesawat Garuda Indonesia Meningkat 90 Persen

Perayaan Cheng Beng 2018 membawa dampak positif terhadap peningkatan daya beli tiket pesawat. Sejumlah maskapai penerbangan

Jelang Cheng Beng, Penjualan Tiket Pesawat Garuda Indonesia Meningkat 90 Persen
Bangka Pos/Idandi Meika Jovanka
Brand Manager Garuda Indonesia di Bangka Belitung, Solpa Puji Harsagi 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Perayaan Cheng Beng 2018 membawa dampak positif terhadap peningkatan daya beli tiket pesawat. Sejumlah maskapai penerbangan cukup diuntungkan dengan adanya tradisi masyrakat Tionghoa ini.

Satu diantaranya, maskapai Garuda Indonesia yang mengalami kenaikan yang signifikan sekitar 90 persen, bahkan beberapa tanggal arus balik sudah sold out.

Brand Manager Garuda Indonesia di Bangka Belitung, Solpa Puji Harsagi membenarkan penjualan tiket pesawat tujuan Pangkalpinang periode satu minggu sebelum Rabu (4/4/2018) meningkat di atas 90 persen terutama dari Jakarta. Peningkatan itu diprediksi akan terjadi lagi setelah Cheng Beng atau arus balik penumpang.

“Saya memprediksi setelah Cheng Beng terutama satu minggu sesudahnya akan ramai lagi oleh arus balik penumpang. Bahkan, pada tanggal 6 April mendatang penerbangan Pangkalpinang ke Jakarta sudah penuh. Lalu, 7 April masih tersisa beberapa seat saja untuk kelas ekonomi,” kata Solpa Puji Harsagi kepada Bangka Pos, Rabu (4/4/20188).

Ia mengungkapan berdasarkan data-data sebelumnya peningkatan memang kerap terjadi pada perayaan hari besar tersebut. Lalu, data terbaru belum dapat diakses dan masih di pusat. Sehingga, ia mengindigikasi bahwa Cheng Beng mempunyai pengaruh terhadap kemajuan traffic di Babel.

Solpa Puji Harsagi menilai peningkatan tersebut tidak hanya terjadi di maskapai Garuda Indonesia saja. Bahkan, maskapai lain ada yang membuka ekstra flight guna memenuhi permintaan arus balik. Sementara, Garuda Indonesia tidak melakukan hal itu dan tetap melakukan penerbangan dua kali sehari.

“Kita tidak menutup kemungkinan hal tersebut juga bisa terjadi di maskapai Garuda Indonesia,” ungkap Solpa Puji Harsagi

Perihal harga tiket bervariatif bekisar Rp. 646.000- 1,2 juta rupiah untuk kelas ekonomi. Namun, tidak menutup kemungkinan harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu tergantung permintaan dari pasar. Jika, seat promo sudah habis maka harga yang ditawarkan kembali normal.

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved