Minta Nomor Ponsel Cewek Tapi Ditolak, Pemuda Ini Sakit Hati Sampai Pukul dan Rusak Motor Remaja Ini

Kadek Agus Hendrawan (21), warga asal Desa Alasangker, Kecamatan/Kabupaten Buleleng ini, nekat memukul dan menghancurkan sepeda motor

Minta Nomor Ponsel Cewek Tapi Ditolak, Pemuda Ini Sakit Hati Sampai Pukul dan Rusak Motor Remaja Ini
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Pelaku Kadek Agus Hendrawan saat diamankan di Mapolsek Kota Singaraja 

BANGKAPOS.COM - Kadek Agus Hendrawan (21), warga asal Desa Alasangker, Kecamatan/Kabupaten Buleleng ini, nekat memukul dan menghancurkan sepeda motor milik seorang pria bernama Wayan Sumerta (18).

Aksinya ini  dilakukan lantaran ia kecewa keinginanya untuk memperoleh nomor telepon milik seorang gadis tak terpenuhi.

Menurut informasi, peristiwa ini terjadi Minggu (1/3) sekitar pukul 17.00 Wita, di depan SMPN 7 Singaraja, Desa Alasangker.

Saat itu, korban Wayan Sumerta sedang nongkrong di depan SMPN 7 Alasangker bersama tiga cewek berinisial KRW (14), KM (14) dan KY (14), yang tidak lain adalah temannya sendiri.

Saat tengah asyik nongkrong, Agus Hendrawan tiba-tiba datang dan menghampiri mereka. Di sana, ia sempat meminta nomor telepon KM. 

Namun keinginan pria yang bekerja sebagai buruh serabutan itu tidak dipenuhi. KM menolak untuk memberikan nomor teleponnya kepada Agus Hendrawan.

Saat itu, KM sempat merasa ketakutan lantaran melihat Agus Hendrawan yang dalam pengaruh minuman keras.

Ia pun memutuskan untuk berlindung tepat  belakang Wayan Sumerta. Keputusan KM ini justru berakhir petaka. 

Agus Hendarawan yang merasa tertantang pun langsung melayangkan pukulan sebanyak dua kali ke tubuh Sumerta.

Pukulan pertama mengenai pelipis kiri dan pukulan kedua membuat tangan kiri korban bengkak.

"Korban juga sempat melakukan perlawanan dengan menangkis beberapa pukulan yang dilayangkan. Namun teman-teman pelaku tiba-tiba datang mungkin berencana untuk mengeroyok korban. Korban bersama para gadis itu akhirnya memutuskan untuk lari menyelamatkan diri, dengan meninggalkan sepeda motornya," kata Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Anak Agung Wiranata Kusuma, Selasa (3/4).

Melihat motor korban tertinggal, pelaku langsung melampiaskan emosinya dengan menendang dan menginjak-injak motor tersebut.

"Sayap motor patah. Jadi yang merusak motor korban itu hanya pelaku. Sedangkan teman-teman pelaku sudah kembali ke rumahnya masing-masing," jelasnya.

Imbuh Kompol Wiranata, menerima adanya laporan tindak penganiayaan tersebut, pihaknya pun langsung mendatangi TKP dan menangkap korban di kediamannya, di Desa Alasangker, Minggu (1/3) malam.

"Pelaku sudah kami amankan," pungkasnya. (*)

Editor: Evan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help