Ini Pemanfaatan Sumber Air Baku Gunung Mentas Belitung Menurut Direktur PDAM Belitung

Erwinta Djamaludin Direktur PDAM Belitung, menyampaikan pembangunan prasarana penyedian air baku gunung mentas kabupaten Belitung

Ini Pemanfaatan Sumber Air Baku Gunung Mentas Belitung Menurut Direktur PDAM Belitung
istimewa
Direktur PDAM Belitung, Erwinta Djamaludin 

Laporan Wartawan Pos Belitung Suharli

BANGKAPOS.COM,BELITUNG - Erwinta Djamaludin Direktur PDAM Belitung, menyampaikan pembangunan prasarana penyedian air baku gunung mentas kabupaten Belitung menyampaikan sumber air baku (embung) di Desa kepayang kecamatan Badau diperuntukkan untuk menyuplay kebutuhan Kawasan Ekonomi Kusus (KEK) dan semua lapisan masyarakat di Kabupaten Belitung.

Menurut Erwin pada 2019 akan datang suplai air dari embung nantinya akan akan dibuat Water Treatment Plant (WTP) atau Instalasi Pengolahan Air , yang merupakan bangunan atau konstruksi pokok dari sistem pengolahan air bersih di kebun Bunga (depan Rumah Sakit Alma).

Selanjutnya diterangkan Erwin kapasitas suplai untuk yang pertama 100 liter perdetik dan akan dibangun secara bertahap sampai dengan 400 liter perdetik.

"2019 tugasnya akan berubah bukan SDA lagi, menjadi satkas air minum atau PU strategis dari provinsi yang membuat WTP" ujar Erwin saat ditemui di kantornya (5/4)

Setelah WTP selesai pada 2020 direncanakan juga akan dipasang jaringan pipa-pipa  penyuplai air,  berkaitan dengan anggaran semua dari pusat,

" Kami juga masih menunggu itu seperti apa rencana yang akan dibuat mereka, supaya aliran dari air baku bisa termanfaatkan masyarakat di kota Belitung," ujar erwin.

Sedangkan untuk rencana jangka panjangnya sampai tahun 2020 akan di alokasi  ke KEK sebanyak 100 liter perdetik, dan 300 liternya ke kota untuk semua lapisan masyarakat, baik itu Industri hotel, pemerintah dan masyarakat.

"itu merupakan salah satu alternatif ketersedian air minum untuk  jangka panjang" ucap Erwin.

Dengan bagusnya kualitas air , karena air gunung. Diharapkan masyarakat juga mau berlangganan PDAM, karena air bersih dari gunung dan airnya akan di olah lagi.

"Kita standarnya nanti untuk air minum dimana kita dibantu Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang bekerjasama dengan Pemda Belitung, jadi sistem pengolahan  air  kita akan ada lab kusus mengolah" beber erwin

untuk kapasitas sendiri diharapkan bisa  dapat menyuplai 40.000 penduduk belitung. Sampai saat ini Kabupaten Belitung memiliki tiga sumber air baku yang berlokasi air Sereku, Dukong dan Perawas.(*)

Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help