Jangan Salah Pilih Kampus Saat Daftar SBMPTN, Inilah Daftar Peringkat Perguruan Tinggi Negeri

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 dimulai 5 April pukul 08.00 WIB hingga 27 April

Jangan Salah Pilih Kampus Saat Daftar SBMPTN, Inilah Daftar Peringkat Perguruan Tinggi Negeri
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Calon Mahasiswa melakukan pendaftaran SBMPTN 2014 di Lab ICT Phinisi Kampus Universitas Negri Makassar (UNM), Senin (12/5/2014). UNM menyediakan lab komputer guna membantu calon mahasiswa baru agar tidak keliru dalam melakukan registrasi pendaftaran SBMPTN 2014. 

BANGKAPOS.COM - Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 dimulai 5 April pukul 08.00 WIB hingga 27 April pukul 22.00 WIB. Bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang Perguruan Tinggi Negeri (PTN) diharapkan tidak melewatkan kesempatan ini.

Siswa yang ingin mengikuti seleksi masuk PTN melalui Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) atau Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) bisa melakukan pendaftaran melalui laman SBMPTN,

SBMPTN 2018 merupakan seleksi berdasarkan hasil UTBC dan UTBK kombinasi hasil ujian tulis dan ujian keterampilan calon Mahasiswa, dilakukan secara bersama di bawah koordinasi panitia pusat.

Untuk pendaftaran SBMPTN 2018 dilakukan secara daring dan bisa dilihat melalui laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id .

Sementara, tata cara pengisian borang pendaftaran ujian tulis dan keterampilan dapat diunduh dari laman http://download.sbmptn.ac.id  yang dimulai tanggal 29 Maret 2018.

Untuk biaya seleksi sendiri, dibebankan pada peserta sebesar Rp200.000 dan dapat dibayarkan melalui salah bank yakni Mandiri, BNI atau BTN.

Namun sebelum mendaftar untuk mengikuti tes, ada baiknya mengetahui kualitas tiap-tiap perguruan tigngi berdasarkan peringkatnya.

Kemenristekdikti mengumumkan 100 Besar Perguruan Tinggi non Politeknik dan 25 Besar Perguruan Tinggi Politeknik di Indonesia.

“Daftar klasterisasi perguruan tinggi ini merupakan data resmi dari Kemenristekdikti yang dapat digunakan sebagai informasi valid bagi masyarakat, jangan percaya data hoax yang tidak sesuai dengan daftar yang dikeluarkan Kementerian,” ujar Menristekdikti Mohamad Nasir di Jakarta pada Agustus 2017 lalu.

Sejalan dengan upaya pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk lebih mendorong peningkatan kualitas pendidikan vokasi melalui revitalisasi politeknik, maka klasterisasi perguruan tinggi Indonesia pada tahun 2017 ini digolongkan dalam 2 (dua) kelompok yaitu i) kelompok Politeknik; dan ii) kelompok non-politeknik (universitas, institut, dan lainnya).

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help