UMKM Pelawan Desa Namang, Tampilkan Prodak Unggulan Lada Hitam di Festival Wirausaha

Dalam Festival Wirausaha Babel Berdaya yang dilaksanakan oleh Perhimpunan Pengusaha Berkah Mandiri Indonesia, di Kota Pangkalpinang

UMKM Pelawan Desa Namang, Tampilkan Prodak Unggulan Lada Hitam di Festival Wirausaha
ist
Dalam Festival Wirausaha Babel Berdaya yang dilaksanakan oleh Perhimpunan Pengusaha Berkah Mandiri Indonesia, di Kota Pangkalpinang, pada Jumat (6/4/2018) siang, juga ikut ambil bagian UMKM Pelawan yang memamerkan produk unggulan dari Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Dalam Festival Wirausaha Babel Berdaya yang dilaksanakan oleh Perhimpunan Pengusaha Berkah Mandiri Indonesia, di Kota Pangkalpinang, pada Jumat (6/4/2018) siang, juga ikut ambil bagian UMKM Pelawan yang memamerkan produk unggulan dari Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah.

UMKM Pelawan, Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah ikut unjuk gigi memamerkan prodak UMKM mereka yaitu prodak seperti madu pelawan, lada putih, lada hitam, jeruk kunci madu, beras cerak merah berasal dari Desa Namang, dipamerkan dalam festival itu.

Pemilik UMKM Pelawan, Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Zaiwan mengatakan bahwa ke ikut sertaan mereka untuk memamerkan dan menawarkan produk unggulan yang berasal dari Desa Namang.

Merupakan upaya untuk mengenalkan dan memasarkan ke masyarakat luas terhadap kualitas dan keunggulan produk dari Namang.

"Tujuanya untuk mengajak terutama masyarakat, supaya bisa memperdayakan potensi, yang memang ada sejak nenek moyang kita ada, tetapi belum di coba dan ketahui, seperti layaknya lada hitam yang kami pamerkan saat ini,"ujar Zaiwan kepada wartawan, Jumat (6/4/2018)

Menurutnya untuk mengembangkan suatu prodak yang baru, perlu berfikir dan kerja keras agar prodak UMKM bisa bersaing dan disukai oleh para konsumen.

Seperti dirinya, telah mencoba berinovasi menawarkan produk lada hitam ketimbang lada putih yang harganya lebih menjanjikan.

"Lada hitam ini menjadi prodak unggulan, ini semacam menjadi inovasi, karena kita ketahui bahwa saat ini harga lada putih sedang anjlok, sementara harga lada hitam tidak, untuk lada hitam saya menjualnya per 2 ons Rp 30 ribu, bila sekilo Rp 150 ribu, harganya lebih mahal kan, ketimbang lada putih,"ujarnya

Selain itu, menurutnya dalam acara festival wirausaha Gubernur Babel Erzaldi juga memuji serta mendukung prodak yang ditampilkan oleh UMKM Pelawan, yang dianggap telah mampu berinovasi dalam menawarkan prodak usahanya.

"Lada hitam ini, tadi yang di promosikan oleh Gubernur Babel ke para pengusaha Nasional yang hadir, ini semacam jadi projek atau trending untuk pengusaha muda dalam menciptakan sebuah inovasi, dalam dunia usaha. Dan saat itu, ia juga meminta para pengusaha untuk mempromosikan produk andalan lada hitam Desa Namang di kanca Nasional,"lanjutnya.(*)

Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved