Ditangan Gadis Cantik Ini, Jilbab Buatannya Banyak Disukai

Tidak hanya sebagai penutup kepala, namun hijab atau jilbab kini menjadi tren tersendiri di kalangan wanita Indonenesia.

Ditangan Gadis Cantik Ini, Jilbab Buatannya Banyak Disukai
Bangka Pos / Idandi Meika Jovanka
Desmaniar ketika menunjukkan Jilbab buatan sendiri 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Tidak hanya sebagai penutup kepala, namun hijab atau jilbab kini menjadi tren tersendiri di kalangan wanita Indonenesia.

Sejumlah artis papan atas, mengubah penampilan, terlebih mereka merasa sebagai muslimah.

Sebagian lagi merasa lebih cantik, ketika mengenakan hijab, sesuai anjuran agama.

Namun apapun alasannya, berbagai macam atau jenis hijab kini marak dijual oleh para produsen, sesuai kebutuhan konsumen. Seperti yang dilakukan Desmaniar Meuthia, Pemilik Usaha Rosetta Hijab di Pangkalpinang. Melalui 'tangan dinginya' berbagai hjab tercipta.

"Saya perhatikan semakin lama semakin banyak yang berjilbab. Seperti dulu temen saya tidak berjilbab, lama kelamaan bisa berjilbab. Angka perempuan berjilbab jarang sekali menurun dan pasti meningkat, apalagi sekarang rata-rata perempuan muslim (muslimah) berjilbab," kata Desmaniar, Sabtu (7/4/2018)

Desmaniar mengaku memproduksi hijab merek tersendiri. Usaha itu baru dilakoni sejak dua tahun terkahir.

Berbagai jenis atau macam hijab diproduksi, menyesuaikan tren yang berkembang. "Saya rasa varian jilbab saja sudah banyak banget dan kadang-kadang diselingi busana," ujarnya.

Fokus pada jenis hijab kata Desmaniar, konsumen lebih banyak mencari jenis daily atau hijab yang biasa dipakai sehari-hari.

Begitu banyak warna yang ia tawarkan, pastinya banyak digemari konsumen, antara lain jenis polos, pastel, motif bunga-bunga dan abstrak.

Di Bangka Belitung, wanitanya begitu antusias mengikuti tren atau macam-macam hijab, apalagi ketika muncul model terkini.

"Inspirasi datang dari mana saja, tapi harus memiliki ciri khas karena setiap orang punya selera, rasa dan hasrat mau membuatkan jilbab seperti apa. Sedangkan ciri khas, Rosetta Hijab terletak di jahitan dan model. Jahitan tidak di obras tetapi di jahit lipat lalu model bermain di varian rampel dan mutiara atau aksesoris lainnya," katanya.

Harga hijab yang ditawarkan Desmaniar, relatif terjangkau, bekisar Rp 55.000 hinggaRp 95.000.

Ia berharap kalangan muslimah di Bangka Belitung mengenakan hijab karena itu banyak hikmahnya.

Ia juga berharap usahanya berkah dan semakin berkembang, hingga akhirnya memiliki lebih banyak pegawai, seiring meningkatnya produksi yang semakin berkualitas. "Semoga ke depannya punya galeri sendiri," harap Desmaniar.(*)

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help