Bawa Sabu dari Palembang Untuk Teman, Nendi Dituntut 7 Tahun Penjara

Terdakwa Nendi alias Nandi warga jalan kolong nangka, kelurahan kampung keramat kecamatan rangkui pangkalpinang, dituntut 7 tahun penjara

Bawa Sabu dari Palembang Untuk Teman, Nendi Dituntut 7 Tahun Penjara
Yudha Palistian
Terdakwa Nendi alias Nandi warga jalan Kolong Nangka, kelurahan kampung keramat kecamatan rangkui digiring oleh petugas lapas menuju ruang sidang PN Pangkalpinang, Senin(9/4/2018) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Yudha Palistian

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Terdakwa Nendi alias Nandi warga jalan kolong nangka, kelurahan kampung keramat kecamatan rangkui pangkalpinang, dituntut 7 tahun penjara dan denda Rp 800 juta dalam sidang yang berlangsung di PN Pangkalpinang, Senin, (9/4/2018).

Pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Nur Sricahyawijaya dan Majelis hakim yang dipimpin oleh Sri Endang serta hakim anggota Iwan Gunawan dan Hotma Sipahutar diruang sidang tirta.

“Terdakwa dituntut hukuman penjara selama tujuh tahun dan denda Rp 800 juta, apabila terdakwa tidak membayar denda tersebut maka akan dikurung selama enam bulan penjara,” ujar JPU dihadapan majelis hakim.

Berdasarkan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu serta hasil urin yang diuji laboratorium BNN disimpulkan nendi positif mengandung Metamfetamina yang terdaftar dalam Golongan I .

Sri endang selaku ketua hakim menanyakan kepada terdakwa dan kuasa hukum mengenai tuntutan tersebut. Nendi yang nampak tertunduk lesu dan tak ada senyuman yang terpaut dari wajahnya ingin mengajukan pembelaan pada sidang mendatang.

JPU juga menambahkan, bahwa berawal pada kamis (30/11/2017) nendi yang sedang berada di Palembang dihubungi oleh temannya yang bernama Tomi, meminta untuk dicarikan barang haram tersebut. Lalu terdakwa menyanggupi hingga membeli dari Deri sebesar Rp 750.ribu dan pulang ke Bangka dengan menumpang kapal ferry melalui jalur kota muntok.

Setibanya di pangkalpinang, ia langsung menggunakan barang haram tersebut serta meminta Tomi untuk mengambil sabu tersebut dikediamannya. Dan disaat bersamaan saksi (M.julian) yang merupakan Anggota SatNarkoba Polda Bangka Belitung langsung masuk kedalam rumah hingga menemukan paket sabu kecil diatas meja.

Terdakwa juga diancam pidana yang diatur dalam 112 ayat (1) Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.(*)

Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help