Sepakati Shareholder Agreement PT TIMAH Tbk dan Topwide Ltd Fokus Realisasikan Kerjasama

PT Timah Tbk kembali melanjutkan gebrakan setelah beberapa waktu lalu melaksanakan lompatan ke kancah Global dengan perluasan bisnis

Sepakati Shareholder Agreement PT TIMAH Tbk dan Topwide Ltd Fokus Realisasikan Kerjasama
Istimewa
Foto bersama Indonesia Afrika Forum 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA - PT Timah Tbk kembali melanjutkan gebrakan setelah beberapa waktu lalu melaksanakan lompatan ke kancah Global dengan perluasan bisnis perusahaan di Nigeria.

Sebelumnya perusahaan melihat Nigeria sebagai salah satu negara penghasil timah yang potensial secara deposit cadangan dan memiliki sejarah panjang tentang pertimahan sehingga kemudian pada tahun 2017 lalu, PT TIMAH Tbk dan Topwide Venture Ltd melaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama dalam lingkup pengembangan, kolaborasi studi kelayakan investasi, survei geologi, eksplorasi awal, dan perolehan sampel secara detail.

Bertempat di Nusa Dua Bali Convention Center (NDBCC) Bali (10-11/4). PT TIMAH Tbk berpartisipasi di event internasional yang digelar untuk memperlihatkan keseriusan Indonesia dalam hal peningkatan hubungan ekonomi dengan negara-negara di Afrika bertajuk Indonesia Afrika Forum (IAF).

Foto bersama Indonesia Afrika Forum
Foto bersama Indonesia Afrika Forum (Istimewa)

Selain berpartisipasi dalam diskusi panel dan eksebisi, perusahaan juga melaksanakan penandatanganan Shareholder Agreement PT TIMAH Tbk dan Topwide Venture Ltd yang disaksikan Wakil Presiden RI dan menteri kabinet Kerja Jilid II antara lain Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Menteri Luar Negeri dan Menteri Perdagangan serta Menteri dari negara-negara Afrika.

Diharapkan, setelah penandatanganan Shareholder Agreement ini, PT TIMAH Tbk dan Topwide Venture Ltd segera merealisasikan pembentukan perusahaan joint venture di Nigeria sebagai langkah positif dalam ekspansi usahanya.

Direktur Utama PT TIMAH Tbk, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani menjelaskan Shareholder Agreement ini pastinya adalah langkah positif terhadap pengembangan usaha perusahaan khususnya penambangan di Nigeria.

“Sejak kesepakatan yang dilaksanakan Desember 2017 lalu, kami terus fokus untuk mengerjakan langkah–langkah strategis guna merealisasikan ekspansi perusahaan di Nigeria, hal ini tentunya sebagai salah satu langkah yang kami lakukan untuk segera membentuk JV Co (Joint Venture Company) yang nantinya akan menjadi representasi operasional perusahaan di Nigeria. Total kerjasama tahap pertama ini mencapai USD 26 juta, “ Jelas Riza.

Selain itu, melihat sambutan positif pelaksanaan IAF, Riza optimis kehadiran PT TIMAH di event ini bisa membuka peluang kerja sama bentuk lainnya pada sektor pertambangan, khususnya kerjasama eksplorasi untuk menambah cadangan yang saat ini sedang dimaksimalkan Holding Industri Pertambangan.

"Kami merasa terhormat dan bangga menjadi salah satu perusahaan pertambangan pertama yang memulai pengembangan usahanya ke Afrika. Tentunya kerjasama ini adalah bentuk komitmen perusahaan untuk lebih dikenal di internasional, momentum ini akan kami maksimalkan untuk meraih opportunity, khususnya penguatan eksplorasi untuk peningkatan jumlah cadangan,” tambah Riza.

Perwakilan dari Topwide juga mengatakan bahwa mereka menyatakan bangga bisa bekerja sama dengan PT TIMAH Tbk yang merupakan perusahaan yang berpengalaman puluhan tahun dibidang penambangan dan pengolahan logam timah.

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help