KPK Ungkap Modus Petahana Lakukan Korupsi Sejak Pencalonan Pilkada

Basaria menyoroti beberapa penyebab seorang kepala daerah melakukan korupsi. Satu di antaranya adalah mahalnya biaya pilkada.

KPK Ungkap Modus Petahana Lakukan Korupsi Sejak Pencalonan Pilkada
Tribunnews.com
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat konferensi pers terkait operasi tangkap tangan (OTT) Wali Kota Cilegon, di kantor KPK Jakarta, Sabtu (23/9/2017). Dalam OTT tersebut KPK berhasil mengamankan barang bukti uang sebanyak Rp 1,15 Milyar dan menetapkan enam tersangka termasuk diantaranya adalah Wali Kota Cilegon TB Iman Aryadi terkait kasus dugaan suap penerbitan Analisa Dampak Lingkungan (Amdal) terkait pembangunan Pusat Perbelanjaan Transmart di kawasan Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC), Banten. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

BANGKAPOS.COM, SURABAYA - Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menjadi keynote speaker pada acara Pembekalan Antikorupsi dan Deklarasi LHKPN Pasangan Calon Kepala Daerah se-Jawa Timur, Kamis (12/4/2018) di Gedung Negara Grahadi.

Acara ini diikuti seluruh calon kepala daerah, baik untuk tingkat provinsi maupun tingkat kabupaten maupun kota. Hadir pula Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.

Dalam kesempatan itu, Basaria menyoroti beberapa penyebab seorang kepala daerah melakukan korupsi. Satu di antaranya adalah mahalnya biaya pilkada.

"Biasanya kami memberikan pembekalan bagi kandidat yang sudah terpilih. Namun, sekarang dimulai dari yang masih menjadi calon. Sebab, hasil analisa kami, banyak sekali yang masuk ranah korupsi sudah dimulai dari pilkada," ujarnya.

Baca: Bupati Ini Minta Uang ke Sejumlah Kepala Dinas Untuk Biayai Istri Ikut Pilkada Bandung Barat

Ia mencontohkan dengan masih banyaknya calon kepala daerah yang tertangkap. Terutama, bagi para calon dari petahana.

"Oleh karenanya, kami mengutamakan upaya pencegahan daripada penindakan," urainya.

Basaria mengungkapkan biaya politik yang mahal. Untuk pilwalkot atau pilbup, bisa mencapai Rp 20-30 miliar.

"Sementara untuk Calon Gubernur harus menyiapkan sampai ratusan miliar," terangnya.

Baca: Warganya Heboh Bupati Cantik Ini Bikin Ulah Lagi, Kejadiannya Jadi Tontotan

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved