Sebelum Ditembak Mati Pembunuh Driver online Update di Medsos dan Tantang Polisi

Perburuan Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel terhadap Hengki Sulaiman, pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap Tri Widiyantoro, berakhir

Sebelum Ditembak Mati Pembunuh Driver online Update di Medsos dan Tantang Polisi
TRIBUNSUMSEL.COM/M A FAJRI
Petugas membawa peti jenazah pelaku pembunuhan sopir taksi Daring (Dalam Jaringan) Hengki Sulaiman di kamar mayat RS Bhayangkara Palembang, Kamis (12/4/2018). Hengki ditembak mati petugas dalam pelariannya di Brebes (TRIBUNSUMSEL/M.A.FAJRI) 

BANGKAPOS.COM - Perburuan yang dilakukan Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel terhadap Hengki Sulaiman, pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap Tri Widiyantoro, berakhir.

Hengki tewas ditembak polisi karena berupaya melawan ketika ditangkap, Rabu (11/4) siang.

Satu peluru bersarang di dada Hengki. Inilah yang membuat nyawanya tak tertolong lagi ketika akan dilarikan ke rumah sakit.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, Hengki ditangkap setelah kabur di berbagai tempat.

Penangkapannya dilakukan setelah tim terus melakukan monitoring terhadap pergerakan Hengki.

"Terakhir termonitor di Brebes, sebelumnya dia juga lari ke kabupaten lain yang ada di Jateng."

"Saat kami monitor dia berada di Brebes dan dilakukan penangkapan, ia berupaya melawan dan kabur sehingga terpaksa ditembak," ungkap Zulkarnain saat ditemui di depan Gedung Utama Mapolda Sumsel, Kamis (12/4).

Jenderal bintang dua ini menjelaskan, kejahatan yang dilakukan Hengki tergolong sadis.

Karena memang menjadi atensi, sehingga semua anggota Jatanras dikerahkan untuk menangkap Hengki hingga dapat.

"Pembunuhan dan perampokan semacam ini, saya kejar dan tangkap hidup mati. Pasti kami tangkap," pungkasnya.

Halaman
1234
Editor: zulkodri
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help