Home »

Video

Video : Tonton 'Bedah Rumah, Ny Soleha Menangis Mata Ipadeli Berkaca-Kaca'

Alhamdulilah....kami cuma berdoa. Kita tidak tahu rejeki dari mana karena yang mengatur Allah SWT. Hidup

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari


BANGKAPOS.COM, BANGKA-
- Ketika hujan badai datang, Ipadeli (41), hanya bisa pasrah. Dia dan istrinya, Ny Soleha (40) serta buah hati, Silvia Fatimah (4), hanya bisa termangu di sudut gubuk kayu beratap rumbia.

Sesekali mereka menadahkan ember, agar air hujan tak membasahi seisi ruangan di gubuk reot penuh bocor itu.

Tapi kini, Ipadeli sekeluarga bersuka ria. Cerita rumah gubuk yang penuh bocor telah pergi. Bangunan kayu tak layak huni berganti bangunan permanen.

Semua itu bergulir dalam program bedah rumah yang  dilakukan Real Estate Indonesia (REI) bekerjasama dengan pemerintah daerah.

Dalam rangka HUT REI 2018 pula, Ipadeli dan tiga kepala keluarga lainnya di Kelurahan Jeliti Rambak Sungailiat, mendapat kejutan.

"Pertama kali saya tahu, dari istri saya, waktu pulang melaut istri saya bilang "pak..pak..ade urang survei nek bangun rumah. Saya langsung mengucap syukur Alhamdulillah. Tidak terbayangkan, seakan-akan mimpi. Jantung pun berdetak, saya terharu, Alhamdulilah, mungkin doa kami dikabulkan Allah SWT," kata Ipadeli mengenang kabar gembira ketika itu.

Ipadeli mengaku selama ini tinggal di gubuk reok di Lingkungan Rambak Kelurahan Jeliti  Sungailiat. Profesinya sebagai nelayan, tak cukup kuat membangun rumah mega.

"Sudah lima tahun jadi nelayan. Sebelumnya saya petani nanam sayur, timun, bayam, di lokasi numpang di di lahan orang. Penghasilan minim, cuma cukup buat makan. Cuma bisa bertahan hdup sehari-hari, tak cukup untuk bayar hutang," katanya.. 

Dalam kondisi sangat susah, Ipadeli terus berusaha. Hingga suatu ketika berkah menghampirinya. Dia terpilih dalam program bedah rumah dalam rangka HUT REI.

"Alhamdulilah....kami cuma berdoa. Kita tidak tahu rejeki dari mana karena yang mengatur Allah SWT.  Hidup kami susah. Suami saya mancing kadang cuma dapat sekilo dua ons ikan kerisi merah, saya jual Rp 40 ribu. Hasil melaut begitu minim,  dak mugkin kami bikin rumah seumur hidup. Tapi Alhamdulilah sekarang kami punya rumah permanen," tambah Soleha istri Ipadeli, sebelum peresmian program bedah rumah dikukuhkan siang ini oleh Pihak Kementrian dan REI, Jum'at (14/4/2018).

Semetara itu, mata Ipadeli berkaca-kaca saat diminta naik panggung oleh Gubernur Babel, Erzaldi Roesman Djohan.

Begitu pula istri Ipadeli, Ny Soleha. Perempuan ini langsung menangis saat diminta gubernur menyampaikan ucapan kepada REI, seiring bedah rumah yang baru mereka rasakan.

Pasutri ini sesenggukan mengucap terimakasih kepada REI di hadapan gubernur dan Menteri Pariwisata RI di acara itu.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help