Early Warning Score (EWS) Bisa Diterapkan pada Pasien Anak, Ini Gunanya

Sistem peringatan dini anak (PEWS) diterapkan meningkatkan keamanan anak-anak yang dirawat

Early Warning Score (EWS) Bisa Diterapkan pada Pasien Anak, Ini Gunanya
bangkapos/idandimeikajovanka
Dokter Revano Satrio 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Penerapan Early Warning Score (EWS) dapat dilakukan kepada pasien anak-anak.

Dokter Revano Satrio menjelaskan Pediatric Early Warning Score (PEWS) memberikan penilaian buat memprediksi status klinis anak saat rawat inap di rumah sakit.

Berintegrasi di departemen darurat pediatrik (ED) sangat optimal. Selain itu, sejumlah peneliti menilai fungsi cocok diterapkan dalam peraturan rawat inap.

Sistem peringatan dini anak (PEWS) diterapkan meningkatkan keamanan anak-anak yang dirawat di rumah sakit.

Mayoritas telah dilakukan rumah sakit internasional, seperti di Amerika Serikat, Inggris, Australia, Irlandia, Kanada, dan lain sebagainya.

Bertujuan menilai kondisi klinis pasien baik di emergency, NICU, HCU, Ruang Rawat Inap, dan pasien rujuk.

Penilaian dapat dilakukan kepada anak 3 bulan sampai 16 tahun. Perawat dan Dokter melakukan pengkasian setiap sift.

Pasalnya, saat pasien hemodinamik atau tidak stabil akan merubah kondisi. Semakin tinggi nilai maka akan sering dilakukan observasi. Guna mengurangi pemburukan pasien dan sebagai tindakan preventif.

Parameter penilaian PEWS harus memperhatikan tiga hal,  yakni Neurologik, Kardiovaskuler, dan status pernafasan.

Neurologik terdiri dari alert, respon suara, nyeri, dan tidak ada respon, serta status bermain. Kadiovaskuler, diantaranya heart rate dan warna kulit. Serta, status pernafasan respirasi.

“Ada 4 tingkatan dalam menangani pasien, yakni skor nol, rendah, medium, dan tinggi,” kata Revano Satrio.(*)

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help