Pembalakan Liar di Hutan Gunung Duren Beltim Semakin Menjadi-jadi, Petugas Dianggap Angin Lalu

Pembalakan pohon di Hutan Gunung Duren, Desa Lilangan, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur dinilai sudah meresahkan masyarakat setempat

Pembalakan Liar di Hutan Gunung Duren Beltim Semakin Menjadi-jadi, Petugas Dianggap Angin Lalu
Bangka Pos/ Disa Aryandi
Pembalakan Liar di Hutan Produksi Gunung Duren, Desa Lilangan, Kecamatan Gantung, Belitung Timur, Jumat (13/4). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG TIMUR - Pembalakan pohon di Hutan Gunung Duren, Desa Lilangan, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Minggu (15/4/2018) dinilai sudah meresahkan masyarakat setempat.

Kepala Desa (Kades) Lilangan Suparman mengatakan, tidak menampik terdapat kegiatan ilegal logging dikawasan Hutan Gunung Duren tersebut. Namun untuk mengatasi itu, mereka tidak memiliki kewenangan, lantaran bukan aparat penegak hukum.

Suparman sendiri melihat pelaku perambah hutan tersebut tidak ada rasa ketakutan maupun segan, terutama terhadap aparat yang melakukan patroli dari unsur KPHP Gunung Duren Belitung Timur. Sehingga ini membuat  buruk kondisi kawasan hutan Gunung Duren.

"Bukan tidak pernah di patroli, tapi satu hari patroli, dua tiga hari kemudian mereka (pelaku pembalak hutan) balik lagi melakukan kegiatan yang sama. Jadi istilahnya seperti tidak segan dengan aparat," kata Suparman kepada Pos Belitung.

Kata dia, pembalakan hutan di Gunung Duren tersebut, baru terjadi untuk dibagian sisi Timur Gunung Duren. Selama ini, pembalakan hutan tersebut berlangsung setelah pembukaan lahan perusahaan Hutan Tanam Industri (HTI) PT ISLM.

"Baru belakangan ini saja itu, karena hutan yang ada dilokasi izin HTI itu habis ya mau tidak mau merambah kesitu. Harus nya memang ada keseriusan dari pemerintah maupun pihak ketiga," bebernya. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help