Home »

Lokal

» Bangka

Peringati Isro Mi’raj, Stisipol Pahlawan 12 Gelar Nganggung

(Stisipol) Pahlawan 12 Sungailiat Kabupaten Bangka Provinsi Kep, Babel melaksanakan kegiatan Goes to School

Peringati Isro Mi’raj, Stisipol Pahlawan 12 Gelar Nganggung
Bangka Pos / Edwardi
Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Pahlawan 12 Sungailiat Bangka menggelar tradisi nganggung diikuti mahasiswa, dosen, staf beserta jajarannya dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1439 H di Graha STISIPOL Pahlawan 12 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Pahlawan 12 Sungailiat Bangka menggelar tradisi nganggung diikuti mahasiswa, dosen, staf beserta jajarannya dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1439 H di Graha STISIPOL Pahlawan 12.

Dr Darol Arkum, Ketua STISIPOL Pahlawan 12 menjelaskan  tradisi Nganggung merupakan tradisi masyarakat Bangka yang harus dilestarikan.

Karena tradisi nganggung memiliki nilai-nilai kebersamaan, kegotong-royongan dan persatuan umat. 

"Dalam suasana bangsa saat ini, semua pihak harus terlibat  termasuk perguruan tinggi untuk memelihara dan menjaga persatuan agar negara ini tetap kuat," kata Darol kepada Bangkapos.com, Minggu (15/04/2018).

Darol menjelaskan, kegiatan nganggung ini  merupakan tradisi sosial dan budaya bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan dan terus digali nilai-nilainya agar bermanfaat dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. 

Darol tang lulusan 43 Universitas GadjahMada Jogjakarta ini menguraikan perguruan tinggi tidak hanya berperan menciptakan generasi yang cerdas secara intelektual tapi juga cerdas secara spiritual melalui internalisasi nilai-nilai sosial dan keagamaan.

"Momen ini selain bersilahturahmi, juga untuk mempererat rasa persaudaraan, dan dapat meningkatkan kualitas pemikiran baik secara intelektual maupun sosial," ujarnya.

Nganggung yang dilaksanakan di STISIPOL Pahlawan 12 Sungailiat Bangka kali ini juga menggunakan dulang sebagai wadah makanan baik nasi beserta lauk pauk maupun kue sebagai ciri khas utama Nganggung itu sendiri yang secara umum dilakukan juga di Kabupaten Bangka, bahkan Bangka Belitung. 

"Kita berbaur menjadi satu keluarga, dari mahasiswa, dosen, staf beserta jajarannya dan menikmati kebersamaan sekaligus sebagai salah satu sarana penerapan pembelajaran mengenai kearifan budaya lokal," ingatnya.(*)

Penulis: edwardi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help