Protes Rumah Akan Digusur, Pria Ini Lempar Anaknya dari Atap Rumah

Seorang pria asal Kwadwesi, Afrika Selatan ditangkap oleh pihak kepolisian atas percobaan pembunuhan kepada putri kandungnya sendiri

Protes Rumah Akan Digusur, Pria Ini Lempar Anaknya dari Atap Rumah
Elite Readers

BANGKAPOS.COM - Seorang pria asal Kwadwesi, Afrika Selatan ditangkap oleh pihak kepolisian atas percobaan pembunuhan kepada putri kandungnya sendiri, dilansir laman Elite Readers.

Pria yang tak diketahui namanya ini tega membahayakan nyawa putrinya sendiri karena ia merasa frustasi.

Mirisnya, para warga yang menyaksikan pun bukannya meminta pria tersebut turun namun justru mendukung aksi berbahayanya.

Diketahui, sebanyak 150 orang melakukan protes karena penggusuran rumah yang dilakukan oleh Pemerintah Afrika Selatan.

Pria itu adalah satu dari 150 yang melakukan protes.

Ia tinggal di sebuah gubuk kecil di Kwadwesi yang sebentar lagi akan digusur oleh pemerintah.

Melihat aksi berbahaya ini, seorang negosiator dari pihak kepolisian pun naik dan mencoba membujuknya.

Sayangnya, pria ini mengancam akan melempar putrinya sendiri jika sang negosiator tersebut mencoba mendekat.

Aksi Pria yang Bahayakan Nyawa Putrinya
Aksi Pria yang Bahayakan Nyawa Putrinya (Elite Readers)

Baca: Suami Digerebek Bareng Pelakor dalam Kamar Kos, Istri Syok Sosok Pelakor Keponakan Sendiri

Dari foto-foto yang beredar pun tampak pria tersebut sudah memegang kaki putrinya sendiri (dengan kepala si anak di bawah) dan siap melemparnya dari atap.

Aksi Pria yang Bahayakan Nyawa Putrinya
Aksi Pria yang Bahayakan Nyawa Putrinya (Elite Readers)

Karena melihat pria tersebut yang tak bergeming dan tetap nekat melakukan aksi berbahayanya, polisi pun segera mengambil tindakan terukur.

Polisi segera menangkap pria itu, sementara putrinya berhasil diselamatkan oleh polisi yang telah bersiaga di bawah.

Aksi Pria yang Bahayakan Nyawa Putrinya
Aksi Pria yang Bahayakan Nyawa Putrinya (Elite Readers)

Ia kemudian ditangkap dengan tuduhan percobaan pembunuhan.

Sementara itu, anak berusia enam tahun tersebut akan diserahkan pihak berwajib ke ibu kandungnya.(*)

(TribunWow.com/Maria Novena Cahyaning Tyas)

Editor: zulkodri
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help