Cegah Sindikat Narkoba Timsus Geledah Lapas Narkotika

Kanwil Kemenkumham Provinsi Bangka Belitung Babel, Senin (15/4/2018) melakukan kegiatan penggeledahan di Lapas Narkotika Selindung

Cegah Sindikat Narkoba Timsus Geledah Lapas Narkotika
Bangka Pos / Ryan Augusta
Seorang warga binaan pemasyarakat (WBP) di Lapas Narkotika Selindung Kota Pangkalpinang tanpak diperiksa oleh petugas saat aksi penggeledahan di Lapas setempat. 

Laporan wartawan Bangka Pos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA --Kantor Wilayah Kementerian Hukum & Hak Azasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Senin (15/4/2018) melakukan kegiatan penggeledahan di Lapas Narkotika Selindung, Kota Pangkalpinang.

Kegiatan ini sebagai bentuk tindak pencegahan para pelaku kejahatan atau sindikat narkoba khususnya di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Dalam kegiatan penggeledahan di Lapas setempat, petugas timsus tak saja melakukan pemeriksaan barang-barang yang terdapat di tiap-tiap blok Lapas Narkotika Selindung, petugas juag melakukan pemeriksaan langsung tiap-tiap warga binaan pemasyarakatan (WBP) termasuk pakaian para WBP dan pemeriksaan itu dilakukan secara acak terhadap 40 orang WBP di Lapas setempat.

Tak cuma itu, para WBP di Lapas ini pun sempat dilakukan pemeriksaan lainnya yakni berupa tes urine termasuk pemeriksaan senjata tajam (sajam) termasuk alat-alat lainnya yang dianggap rawan digunakan sebagai alat bantu melarikan diri.

Hal tersebut sebagai bentuk upaya mencegah sindikat pelaku narkoba di Lapas setempat termasuk pencegahan dari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Para warga binaan di sini (Lapas Narkotika Pangkalpinang--red) hari ini tak saja dilakukan pemeriksaan tes urine namun kegiatan penggeledahan hari ini pun juga bertujuan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan," kata Kepala Lapas Narkotika Pangkalpinang, Yugo Indra Wicaksi saat ditemui di Lapas Narkotika Pangkalpinang, Senin (15/4/2018).

Meski begitu dari hasil pemeriksaan oleh timsus di Lapas Narkotika Pangkalpinang khususnya pemeriksaan urine justru para WBP menurut ia hasilnya dinyatakan negatif.

"Kegiatan penggeledahan ini dilakukan secara serempak setiap Lapas yang ada di Babel," terangnya seraya menambahkan jika kegiatan pemeriksaan yang sifatnya mendadak di Lapas tersebut umumnya dilakukan secara intensif atau sebulan 3 kali.(*)

Penulis: ryan augusta
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help