Ini yang Akan Terjadi Jika Prabowo Disandingkan dengan Jokowi di Pilpres 2019

Mayoritas pendukung Prabowo Subianto tidak setuju apabila Ketua Umum Partai Gerindra itu menjadi cawapres Jokowi.

Ini yang Akan Terjadi Jika Prabowo Disandingkan dengan Jokowi di Pilpres 2019
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Menko Maritim Luhut Panjaitan (kiri), dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kedua kanan) menjawab pertanyaan wartawan usai mengadakan pertemuan di kediaman Prabowo Subianto, Bogor, Jawa Barat, Senin (31/10/2016). Pertemuan tertutup tersebut membahas berbagai macam persoalan, seperti masalah perekonomian, penegakan hukum, dan isu-isu yang tengah hangat saat ini. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Mayoritas pendukung Prabowo Subianto tidak setuju apabila Ketua Umum Partai Gerindra itu menjadi calon wakil presiden dan berpasangan dengan petahana Joko Widodo.

Hal ini diketahui berdasarkan survei Media Survei Nasional (Median) 24 Maret-6 April 2018. Survei awalnya mengukur elektabilitas setiap calon.

Hasilnya, Prabowo mendapatkan 20,4 persen suara responden, sementara Jokowi sebagai petahana masih teratas dengan 36,2 persen.

Baca: Relawan Sebut Duet Jokowi-Prabowo di Pilpres 2019 Sulit Terealisasi

Survei lantas bertanya kepada 20,4 persen pemilih Prabowo: jika pada saat pilpres nanti, Prabowo menjadi wakil Jokowi, apakah anda bersedia/tidak bersedia memilih mereka?

Hasilnya, hanya 16,7 persen pemilih Prabowo yang bersedia memilih pasangan Jokowi-Prabowo.

Sebanyak 66,7 persen lainnya menyatakan tidak bersedia memilih Jokowi-Prabowo.

Baca: Bertemu Luhut, Prabowo Sudah Sampaikan Tak Mau Jadi Cawapres Jokowi

Sementara 16,7 responden pemilih Prabowo lainnya tidak menjawab.

Direktur Riset Median Sudarto mengatakan, mayoritas pemilih Prabowo memang sejak awal tidak cocok dengan Jokowi.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help