BangkaPos/

Keduanya Masuk Bursa Calon Wapres 2019, Ini Perbandingan Harta Menteri Susi dan TGB Zainul Majdi

Lalu berapa sebenarnya total kekayaan TGB Zainul Majdi dan Menteri Susi? Bisakah jadi modal di Pilpres?

Keduanya Masuk Bursa Calon Wapres 2019, Ini Perbandingan Harta Menteri Susi dan TGB Zainul Majdi
Kolase Tribun Timur
Menteri Susi Pudjiastuti dan TGB Zainul Majdi 

Dari representasi perempuan, selain Menko Puan Maharani, nama lain yang  mulai ditimbang adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.

Nah, belakangan ini yang jadi perbincangan adalah Menteri Susi dan TGB Zainul Majdi.

Dai Abdul Somad dan Mahfud MD Dorong TGB Zainul Majdi

Dai sejuta views, Abdul Somad, termasuk sosok yang getol mendorong TGB Zainul Majdi ikut kontestasi Pilpres 2019.

Dukungan Abdul Somad terhadap Tuan Guru Bajang terungkap saat acara Kongkow Kekeluargaan, Keorganisasian, dan Kebangsaan, Organisasi Internasional Alumni Al Azhar Cabang Indonesia awal Januari 2018 lalu.

Ustadz Abdul Somad dan TGB Zainul Majdi
Ustadz Abdul Somad dan TGB Zainul Majdi ()

Ustaz Abdul Somad menyatakan siap mendukung Tuan Guru Bajang pada pilpres mendatang di hadapan para lulusan Universitas Al Azhar.

Ustaz Abdul Somad mengatakan, sering diundang masyarakat ke NTB.

"Saya sampaikan ke masyarakat NTB saya tak perlu datang ke NTB karena suara 6 juta itu sudah di tangan. Yang perlu kita datangi itu, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah. Di sana ada 60 juta suara. Jadi kantong-kantong suara ini kita rebut untuk menuju...," kata Abdul Somad yang langsung disambut tepuk tangan peserta.

"Saya berjanji ke Tuan Guru, saya tak datang ke NTB, namun jadwal saya di 2018 sampai hari 'H' mencoblos di 2019, saya akan sampaikan dimana-mana posisi, dimana Tuan Guru yang bisa datang, kita juga mau ke situ. Misalnya, kebetulan jadwal saya di bulan ini di Ambon, Tuan Guru bisa hadir, maka langsung saja. Syukur-syukur pada hari itu, nomor sudah dapat di tangan. apa harus begini, begini," ungkap Abdul Somad yang langsung disambut tepuk tangan dan luapan kegembiraan para peserta.

"Coba kawan-kawan bayangkan, kita ini pulang, ke tanah air bisa dikelompokkan. Pertama akademisi di kampus. Yang di kampus paling tidak 1 semester menguasai 10 lokal. Itu sudah berapa suara. Kedua kelompok Sofa Marwa. Satu bulan ada tujuh keberangkatan. Itu berapa yang bisa kita masukkan lewat manasik. Ketiga adalah pegawai. Semua Al Quran yang dicetak melalui mereka. Link link ini kita hidupkan lagi," ujar Abdul Somad.

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help