Orang Perfeksionis Muda Kena Stres, Ternyata Ini Penyebabnya

Orang perfeksionis biasanya keras pada diri mereka sendiri ketika hal-hal tidak berjalan sesuai keinginan mereka.

Orang Perfeksionis Muda Kena Stres, Ternyata Ini Penyebabnya
http://korannonstop.com
ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Orang yang menganggap dirinya perfeksionis biasanya keras pada diri mereka sendiri ketika hal-hal tidak berjalan sesuai keinginan mereka.

Sifat ini memang diperlukan pada beberapa hal, tapi jika standar kita terlalu tinggi lama kelamaan kita justru jadi depresi.

Menurut Jackie Chan, seorang psikolog dari The Hong Kong Psychological Counselling Centre, perfeksionisme adalah sikap atau keyakinan bahwa tidak boleh ada kekurangan dalam pekerjaan atau kemampuan seseorang.

Baca: Ingin Disukai Wanita? Milikilah 20 Karakter Ini, dari Selera Humor hingga Mencuci Piring Kotor

Biasanya si perfeksionis menetapkan standar yang tinggi - kadang tidak realistis - bagi dirinya sendiri, dan menganggap diri gagal ketika tidak dapat memenuhi standar tersebut.

Seringkali pencarian kesempurnaan dimulai sejak usia muda , terutama ketika mereka memiliki orangtua atau figur otoritas lain seperti guru, yang menetapkan kesempurnaan sebagai standar yang diinginkan.

Kesalahan apa pun yang dibuat biasanya akan berbuah kritik, teriakan, bullying, atau bahkan hukuman fisik.

Akibatnya mereka tumbuh dengan hasrat untuk menyenangkan dan menerima pujian dari orang lain.

Mereka juga percaya bahwa harga diri mereka terikat dengan prestasi mereka.

Baca: Ternyata Suamilah yang Lebih Sering Bikin Istri Stres di Rumah

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help