Pemkab Bangka Mendapat Jatah Delapan Kampung KB

Pemerintah Kabupaten Bangka melalui dinas terkait mendapat jatah delapan kampung Keluarga Berencana (KB) dari pemerintah pusat.

Pemkab Bangka Mendapat Jatah Delapan Kampung KB
ist/humas dan protokol setda bangka)
Sosialisasi Kampung KB 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Pemerintah Kabupaten Bangka melalui dinas terkait mendapat jatah delapan kampung Keluarga Berencana (KB) dari pemerintah pusat.

"Tahun 2018, kami mendapat jatah atau kuota delapan kampung KB dari pemerintah pusat di delapan kecamatan," kata Boy Yandra, Plt Kepala Dinas Penge ndalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPA ) Kabupaten Bangka di Sungailiat melalui rilis yang dikirimkan Humas dan Protokol Setda Bangka, Senin (16/4/2018) kepada bangkapos.com.

Delapan kampung KB yang ditetapkan pemerintah pusat tersebut meliputi, kampung KB desa Rinding Panjang kecamatan Belinyu, kampung KB desa Saing Kecamatan Puding Besar, kampung KB Rukam Kecamatan Mendo Barat, kampung KB Tiang Tara Kecamatan Bakam, kampung KB Penyamun Kecamatan Pemali, kampung KB Mapur Kecamatan Riau Silip, kampung KB Merawang Kecamatan Merawang dan kampung KB Rebo Kecamatan Sungailiat.

Ia menjelaskan, ditahun 2017 DP2KBP3A kabupaten Bangka juga mendapatkan delapan desa pembentukan kampung KB di delapan Kecamatan. 

Tujuan dibentuknya kampung KB untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau setara melalui program  kependudukan, JKN, Anak putus sekolah, keluarga pra sejahtera, keluarga berencana dan pembangunan keluarga serta pembangunan sektor Industri rumah tangga, Pembinaan UPPKS  dituangkan dalam bentuk rumah data  guna  mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

"Ada beberapa hal pokok yang dapat dijadikan bahan pertimbangan sebagai syarat dibentuknya Kampung KB dalam suatu wilayah yaitu, tersedianya data kependudukan yang akurat, dukungan dan komitmen pemerintah daerah serta partisipasi aktif masyarakat," jelasnya.

Kampung KB ini diharapkannya dapat menjadi miniatur atau gambaran dari sebuah desa yang didalamnya terdapat keterpaduan dari program pembangunan kependudukan, KB dan pembangunan keluarga yang disinergikan dengan program pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematis. 

Sementara itu sosialisasi pembentukan KB sudah mulai dilakukan, Senin (16/4/2018) di desa Riding Panjang kecamatan Belinyu.
"Kami akan melakukan pembinaan bagi kampung KB dengan melibatkan  petugas lapangan PLKB,  kader Koordinator KB , sub koordinator dan PPKB dari masing-masing desa," kata Boy Yandra.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help