Home »

Lokal

» Bangka

Walhi Ajak Masyarakat Bongkar Oknum Bekingi Tambang di DAS Baturusa

Direktur Walhi Babel Ratno Budi mengakui adanya penambangan timah ilegal di DAS Baturusa, bahkan disebut-sebut diduga adanya permainan oknum aparat

Walhi Ajak Masyarakat Bongkar Oknum Bekingi Tambang di  DAS Baturusa
Ist
Direktur Walhi Babel Ratno Budi 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Direktur Walhi Babel Ratno Budi mengakui adanya penambangan timah ilegal di DAS Baturusa, bahkan disebut-sebut diduga adanya permainan oknum aparat yang ikut bermain.

Namun sejauh ini Walhi belum mendapatkan laporan langsung dari masyarakat.

Dikatakanya jika masyarakat mau memberantas TI ilegal tersebut sampai dengan membongkar keterlibatan oknum-oknum yang terindikasi menjadi beking dan juga adanya pungutan liar harus segera ditindak.

"Problem penegakan hukum di Babel ini pada dasarnya masalah utamanya pembiaran. Kalau lihat dari aktivitas baik dari penegak hukum baik kepolisian maupun satpol pp pendekatannya preventif, yang disasar juga para pekerja penambang. Padahal kita tahu siapa yang dapat keuntungan besar dari aktivitas penambangan timah di Babel ini banyak sekali salah satunya ada kolektor, smelter yang menampung hasil tambang yang diduga ilegal. Menurut kami ini harus menjadi masalah yang segera diselesaikan," ungkap Ratno Budi yang akrab disapa Uday saat dikonfirmasi bangkapos.com, Senin (16/4/2018) di Sungailiat.

Menurutnya, wilayah DAS di Baturusa tidak boleh ditambang. Apalagi jika bisa dibuktikan ada oknum yang membekingi aktivitas penambangan tersebut harus segera ditindaklanjuti.

"Walaupun nominalnya kecil. Rumor menyebutkan Rp 10 juta hingga Rp 15 juta perminggu tapi kalau ini diakumulasikan bisa berbulan-bulan bertahun-tahun besar juga uangnya. Ini baru satu sumber," ungkap Uday.

Diakuinya kesadaran untuk menjaga lingkungan tidak bisa dibiarkan dengan pembiaran seperti ini yang terus berlarut.

Beberapa temuan Walhi Babel masih banyak masyarakat yang mampu menjaga lingkungannya dimana mereka sudah alergi dengan aktivitas tambang.

Untuk itu pihaknya ingin secara bersama dengan masyarakat membongkar aktivitas penambangan tersebut.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help