Babel Hanya Dapat Rp 40,5 Miliar dari Royalti ‎Timah Tahun 2017

Sepanjang 2017 lalu, Provinsi Bangka Belitung mendapatkan total Dana Bagi Hasil (DBH) dari royalti timah sebesar Rp 40, 5 Miliar.

Babel Hanya Dapat Rp 40,5 Miliar dari Royalti ‎Timah Tahun 2017
Bangka Pos/Dedi Qurniawan
Kepala Bakuda Babel Fery Afriyanto 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA -‎ Sepanjang 2017 lalu, Provinsi Bangka Belitung mendapatkan total Dana Bagi Hasil (DBH) dari royalti timah sebesar Rp 40, 5 miliar.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Fery Afryanto menjelaskan, DBH berupa royalti ini diperoleh setelah mendapatlkan transfer dari Kementerian Kuangan (Kemenkue) ke Pemprov Babel.

DBH dari sektor tambang dihasilkan dari perusahaan-perusahaan tambang di Babel yang membayar iuran produksi dan royalti langsung ke kas negara.

Pihaknya, ujar Fery berharap, ada peningkatan tarif royalti timah.

Tarif yang berlaku sekarang sebesar 3 persen dinilai terlalu kecil.

"Kami harapkan ada peningkatan sebagaimana mineral tambang lainnya yang juga ada peningkatan. Kami harapkan bisa lebih dari 3 persen kepada pemerintah pusat," kata Fery kepada Bangka Pos, Selasa (17/4/2018).

Soal potensi kebocoran potensi royalti yang belum tergarap, Bakuda Babel berharap‎ pihak-pihak terkait dapat betul-betul memverifikasi perusahaan-perusahaan tambang di lapangan.

"Ini ranahnya kawan-kawan‎ sektor teknis," kata dia. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help