Eksportir dan Importir Mempengaruhi Stabilitas Nilai Tukar Rupiah

Bank Indonesia Perwakilan Bangka Belitung menilai ekspor dan impor daerah sedang baik

Eksportir dan Importir Mempengaruhi  Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
Bangka Pos / Idandi Meika Jovanka
Kepala Bank Indonesia Pewakilan Babel, Tantan Heroika 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Frekuensi Ekspor dan Impor daerah dapat mempengaruhi nilai tukar rupiah. Sejauh ini, Bank Indonesia Perwakilan Bangka Belitung menilai ekspor dan impor daerah sedang baik.

Kepala Bank Indonesia Pewakilan Babel, Tantan Heroika menjelaskan impor tinggi dan ekspor rendah menyebabkan jumlah pengeluaran lebih banyak.

Hal tersebut harus dihindari supaya daerah dapat surplus pertumbuhan ekonomi. Saat ini, Sawit sedang didorong supaya ekspornya meningkat.

Bank Indonesia bertugas menjaga dan memastikan pengusaha luar maupun dalam negeri, baik importir ataupun eksportir supaya dapat memproduksi secara maksimal. Stabilitas nilai tukar uang bergantung pada mekanisme pasar tersebut.

“Jika nilai tukar rupiah melemah menguntungkan Eksportir, begitupula sebaliknya. Sehingga, fluktuasi tidak boleh ekstrim supaya memberikan ekspektasi berimbang kepada pengusaha Importir maupu Eksportir,” Jelas Kepala Bank Indonesia Pewakilan Babel, Tantan Heroika.(*)

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help