Dodot Ngaku Tak Tahu Ada Program Token

Sidang kasus money politik dengan terdakwa Ismiryadi Bin Dahen alias Dodot terus bergulir dengan agenda pemeriksaan saksi dari penuntut

Dodot Ngaku Tak Tahu Ada Program Token
Bangka Pos/Yudha Palistian
Suasana persiapan sidang perdana Kasus dugaan money politic ismiryadi alias dodot di Ruang Garuda PN Pangkalpinang, Senin (16/4/2018) 

Laporan Wartawan Bangka Pos Adinda Rizki Amanda

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sidang kasus money politik dengan terdakwa Ismiryadi Bin Dahen alias Dodot terus bergulir dengan agenda pemeriksaan saksi dari penuntut umum dan pemeriksaan terdakwa.

Hari ini sudah 6 orang saksi yang diperiksa dan terus berlanjut dengan pemeriksaan saksi peringanan dari penasehat hukum, Kamis (19/4/2018).

Sidang yang dimulai sejak tanggal 16 April 2018 ini menghadirkan terdakwa Dodot bersama tiga penasehat hukumnya di dalam persidangan.

Sebelumnya agenda pemeriksaan saksi telah dilakukan sejak tanggal 17 April lalu dan terus berlanjut hingga sekarang dengan agenda yang sama.

Saat ini Dodot hadir akan memberikan keterangannya atas tuduhan money politik.

Ditanya ketua hakim terkait pengisian token di salah satu rumah warga. Terdakwa Dodot mengaku tidak tahu.

"Saya tidak tahu siapa nama tim saya yang melakukan pengisian token, tetapi yang jelas pengisian token itu dilakukan oleh tim saya" ungkap Dodot saat memberikan kesaksiannya.

Terdakwa mengaku jika ia tidak mengetahui bahwa ada program tersebut. Ia mengetahuinya setelah mendapatkan surat panggilan klarifikasi dari panwaslu.

Saat memberikan keterangannya dihadapan majelis hakim Dodot menjelaskan bahwa tidak semua program dari terdakwa, sebab ada program-program seperti dari relawan dan koalisi partai.

Sidang yang berlangsung pada pukul 15:00 wib sore hari ditunda dan akan dilanjutkan malam harinya pada pukul 19:30. Sidang dipimpin oleh ketua hakim Sri Endang dan didampingi anggota hakim Haridi dan Iwan Gunawan.

Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved