KPU Bangka Umumkan LHKPN, Hanya Satu Paslon yang Hadir Langsung

Ini sesuai aturan KPU bahwa paslon harus menyampaikan kepada publik harta kekayaannya berdasarkan surat

KPU Bangka Umumkan LHKPN, Hanya Satu Paslon yang Hadir Langsung
Bangkapos/Nurhayati
Calon Bupati Bangka Mulkan saat membacakan LHKPN miliknya pada mengumuman Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) para Pasangan Calon Bupati Bangka dan Wakil Bupati Bangka Tahun 2018, Kamis (19/4/2018) di Ruang Serba Guna KPU Kabupaten Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka mengumumkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) para Pasangan Calon Bupati Bangka dan Wakil Bupati Bangka Tahun 2018, Kamis (19/4/2018) di Ruang Serba Guna KPU Kabupaten Bangka.

Berdasarkan hasil LHKPN yang diperoleh KPU Kabupaten Bangka dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut harta kekayaan paslon Bupati dan Wakil Bupati Bangka  untuk Calon Bupati Bangka yang memiliki aset terkaya yakni Kemas Daniel sebesar Rp 6.175.554.011, disusul H Tarmizi Saat dengan nilai kekayaan sebesar Rp 6.025.548.246 dan terakhir Mulkan dengan nilai kekayaan Rp 2.356.234.231.

Sedangkan untuk calon Wakil Bupati Bangka daftar kekayaan yang terkaya dimiliki oleh Amri Cahyadi dengan nilai Rp 2.166.819.336, disusul oleh Syahbudin dengan nilai kekayaan Rp 984.203.533 dan Fadillah Sabri berada diurutan terakhir dengan nilai kekayaan sebesar Rp 357.372.389.

Namun saat pengumuman LHKP oleh KPU Kabupaten Bangka hanya Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bangka Pasangan Nomor Urut 2 yakni Mulkan dan Syahbudin yang hadir. 

Sedangkan Paslon Nomor Urut 1 Tarmizi Saat dan Amri Cahyadi dan Paslon Nomor Urut 3 Kemas Daniel dan Fadillah Sabri tidak hadir.

Paslon Nomor Urut 1 dan Paslon Nomor Urut 3 tersebut hanya diwakili oleh LO dan Timses masing-masing.

Mulkan menilai kehadiran paslon pada pengumuman LHKPN yang telah diundang oleh KPU Kabupaten Bangka sangat penting.

Untuk itu ia bersama pasangannya Syahbudin menyempatkan diri hadir saat pengumuman LHKPN tersebut.

"Sebagai paslon kita harus sportif," tegas Mulkan dengan jargon Mulya (Mulkan-Syahbudin) ini kepada bangkapos.com.

Menurut Ketua KPU Kabupaten Bangka Zulkarnain Alijudin bagi paslon yang tidak hadir harus menyampaikan surat mandat kepada KPU Kabupaten Bangka untuk dibacakan LHKPN masing-masing paslon, sedangkan bagi yang hadir maka LHKPN langsung dibacakan oleh paslon tersebut.

Seperti Mulkan dan Syahbudin mengumumkan langsung LHKPN mereka.

"Ini sesuai aturan KPU bahwa paslon harus menyampaikan kepada publik harta kekayaannya berdasarkan surat dari KPK," jelas Zulkarnain.

Sebelumnya sesuai Peraturan KPU, para paslon Bupati dan Wakil Bupati Bangka tersebut sudah menyampaikan laporan harta kekayaan mereka kepada KPK dan KPK meneruskannya kepada KPU Kabupaten Bangka. 

"KPK sudah menyampaikan kepada kami pengumuman ini berdasarkan surat KPK tertanggal 29 Maret 2018 KPK menyerahkan ke KPU laporan harta kekayaan itu," kata Zulkarnain.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help