Dituntut 40 Bulan Penjara, Ismiryadi Ajukan Pleidoi

Terdakwa dugaan kasus politik uang, Ismiryadi mengajukan pembelaan atau pleidoi terhadap tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang meminta

Dituntut 40 Bulan Penjara, Ismiryadi Ajukan Pleidoi
Bangka Pos/Yudha Palistian
Ismiryadi mengajukan pembelaan atau pleidoi terhadap tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang meminta Majelis Hakim untuk menjatuhkan vonis selama 40 bulan kurungan penjara dengan membayar denda Rp 200 juta, Jumat, (20/4/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos,  Yudha Palistian

BANGKAPOS.COM,  BANGKA -- Terdakwa dugaan kasus politik uang, Ismiryadi mengajukan pembelaan atau pleidoi terhadap tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang meminta Majelis Hakim untuk menjatuhkan vonis selama  40 bulan kurungan penjara dengan membayar denda Rp 200 juta.

"Setelah konsultasi kami akan mengajukan Pleidoi," kata Ismiryadi dihadapan Majelis Hakim.

Mendengar keputusan tersebut, Majelis Hakim pun menerima permohonan pembelaan Ismiryadi dan kuasa hukumnya. Sidang yang berlangsung ini,  Jumat (20/4) sekitar pukul 16.00 wib dengan agenda pembacaan pledoi.

Adapun hal yang memberatkan, menurut Jaksa adalah, Isimiryadi terbukti melakukan pengisian token listrik sebesar Rp 20.ribu melalui keterangan daripada saksi.

Menurut Jaksa, Isimiryadi terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana melanggar Pasal 55 ayat 1 KUHP tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota.

Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help