Ingin Memperbesar Kelamin, Cowok Ini Malah Tewas di Meja Operasi!

Seorang cowok berusia 30 tahun di Stockholm berambisi untuk meningkatkan ketebalan dan panjang alat kelaminnya menggunakan proses transfer lemak

Ingin Memperbesar Kelamin, Cowok Ini Malah Tewas di Meja Operasi!
Doc. Mirror

Disebutkan bahwa operasi tersebut lebih beresiko karena menggabungkan dua prosedur. 

Ahli Urologi Tobias Kohler, dari Mayo Clinic, yang tidak terlibat dalam penelitian ini, mengatakan kepada BuzzFeed News bahwa di antara alasan ahli bedah nggak merekomendasikan operasi semacam ini adalah karena gak guna, sob! 

"Selain hasilnya juga 'tak pernah bisa dipakai',  konsekuensinya pun mengerikan yakni bentuknya menjadi nggak jelas, bahkan bisa disfungsi ereksi permanen,” kata dia. 

Sebuah tinjauan ilmiah tahun 2017 dalam Translational Andrology and Urology menunjukkan bahwa, “mayoritas pria yang mencari terapi pemanjangan penis memiliki ukuran penis normal, yang secara fungsional memadai." 

Selain itu, kebanyakan pasien yang memilih operasi elektif ini menderita kelainan tubuh dismorfik dan nggak dapat secara jernih melihat tubuh mereka sudah ideal. 

Bersyukur dengan apa yang udah diberikan oleh Tuhan sepertinya menjadi kesimpulan dari artikel ini. 

Artikel ini pertama kali ditayangkan di Kompas.com, dengan judul artikel Operasi Pemanjangan Penis yang Berujung Kematian

Editor: teddymalaka
Sumber: Hai
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help