Tak Ada Data! Ibnu Sebut Pengangguran di Bateng Berkurang, Malah Bilang Begini

Bupati Bangka Tengah Ibnu saleh mengklaim bahwa pengangguran di Bangka Tengah saat ini telah berkurang dari 2017

Tak Ada Data! Ibnu Sebut Pengangguran di Bateng Berkurang, Malah Bilang Begini
bangka pos/riki
Ibnu 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Bupati Bangka Tengah Ibnu saleh mengklaim bahwa pengangguran di Bangka Tengah saat ini telah berkurang dari 2017.

Baca :

Lulusan SMA Susah Mencari Pekerjaan di Bangka Tengah

Susahnya Cari Pekerjaan di Koba, Eko Sampai Bilang Begini

Selain itu menurutnya, lulusan SMA atau sarjana tidak harus bekerja di pemerintahan atau perusahaan swasta, menurutnya berwirausaha seperti menanam lada dan usaha di ekonomi kreatif sangatlah yang diharapkanya.

"Untuk mencari di pemerintahan sangat terbatas, termasuk di perusahaan juga, tetapi bisa berusaha di bidang UMKM atau ekonomi kreatif, dengan mereka yang lulus lebih memiliki pendidikan akan menjadi lebih baik untuk berusaha," ujar Bupati Bateng Ibnu saleh kepada wartawan, Jumat (20/4/2018)

Ibnu juga mengatakan dari sektor pertaniandi Bangka Tengah saat ini telah terserap tenaga kerja mencapai 3.000 tenaga kerja.

"Dengan itu telah mengurangi pengangguran di sektor pertanian, belum apabila bisa berusaha di sektor perikanan dan UMKM atau ekonomi kreatif, karena sektor lainya di kita ini sangat banyak,"ujarnya

Sementara, sebelumnya Wakil 1 DPRD Bangka Tengah Syamsu mengatakan masalah masih minimnya lowongan kerja di Bangka Tengah ini juga masuk dalam program Bupati Bateng yang ingin mencipatakan lapangan pekerjaan pada saat baru menjabat. 

Dimana menurutnya saat itu, cara yang mereka tempuh dengan menyiapkan bibit lada sebanyak satu juta untuk 2000 tenaga kerja, namun menurut Syamsu kebijakan itu harus kembali di evaluasi, karena banyak lulusan pendidikan menengah atas atau S1 yang enggan dipaksa untuk menanam lada dikebun.

Menurut Syamsu program yang diajukan itu perlu dilakukan evaluasi oleh pimpinan daerah, melihat bagaimana cara membuka dan menambah lowongan pekerjaan di Bangka Tengah yang tengah sulit sulitnya saat ini.

"Waktu itu menyebutkan akan menciptakan lapangan pekerjaan, pernyataan Bupati Ibnu saat itu di Paripurna bahwa pemerintah sudah menyiapkan bibit lada sebanyak Rp 1 juta untuk 2.000 tenaga kerja sekarang bibit di berikan ditanam masyarakat sepenuhnya atau tidak, apalagi harga lada jauh merosot saat ini dan ditambah penyakit kuning tidak ada hentinya," jelas Syamsu.

Penulis: Riki Pratama
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help