Babel Investor Community Bersama BEI KP Pangkalpinang Gelar Arisan Saham ke-2

Babel Investor Community (BIC) bersama Bursa Efek Indonesia Wilayah Pangkalpinang menggelar arisan saham yang ke-2 di Sky Terrace

Babel Investor Community Bersama BEI KP Pangkalpinang Gelar Arisan Saham ke-2
Yudha Palistian
Babel Investor Community (BIC) bersama Bursa Efek Indonesia Wilayah Pangkalpinang menggelar arisan saham yang ke-2 di Sky Terrace pada Sabtu (21/4/2018) malam. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Yudha Palistian.

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Babel Investor Community (BIC) bersama Bursa Efek Indonesia Wilayah Pangkalpinang menggelar arisan saham yang ke-2 di Sky Terrace  pada Sabtu (21/4/2018) malam.

Kegiatan arisan saham tersebut diketuai oleh Joko, yang merupakan karyawan dari PT.Timah Tbk. Arisan saham itu layaknya arisan pada umumnya menggunakan sistem kocok setiap bulannya.

“Arisan saham ini seperti arisan pada umumnya ya, perbulan tiap anggota harus membayar Rp 300.ribu. Yang membedakan hanya uang dari arisan ini kita gunakan untuk membeli saham dengan satu akun,” tutur joko kepada bangkapos.

Joko juga menambahkan total anggota yang terdata saat ini sekitar 17 orang, dimulai dari febuari lalu dan sudah berjalan sekitar dua bulan.

Bayangkan saja dalam satu bulan kita mengumpulkan uang Rp 5.100.000,- dan keseluruhannya untuk membeli saham dan setahun kita dapatkan Rp 61.200.000.

“Itu baru keuntungan dari  arisan saham ya, sedangkan keuntungan lainnya seperti Capital Gain (Selisih harga jual dan beli) dan Dividen (Keuntungan perusahaan),” ungkapnya.

Dalam waktu yang bersamaan, Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) KP Pangkalpinang, Yoseph Kuburuan mengatakan selain ajang silatuhrahmi sesama anggota, kegiatan ini juga mampu mengeduaksi antar sesama.

Tak hanya itu, anggota arisan ini juga selalu membahas analisis saham yang ingin dibeli, rekomendasi perusahaan yang sedang bagus, kondisi pasar, dan pembahasan net profit.

“Dengan memiliki saham, berarti kan kita telah ikut memiliki suatu perusahaan. Bayangkan kita bisa memiliki perusahaan tambang, perusahaan penerbangan, dengan keuntungan deviden serta capital gain yang sangat mungkin terjadi dalam jangka panjang," tutupnya.(*)

Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help