Ini Langkah Kadishut Babel Hentikan Pembalakan Liar di Beltim

Marwan menegaskan pihaknya akan mengerahkan berbagai upaya untuk menghentikan pembalakan liar di kawasan hutan Gunung Duren Beltim

Ini Langkah Kadishut Babel Hentikan Pembalakan Liar di Beltim
ist
Polhut Beltim, Kasi Pengendalian Kerusakan dan Pengaman Hutan Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Bangka Belitung (Babel) Bambang Trisula, Kasubbag TU UPTD Kesatuan Pengelola Hutan Produksi (KPHP) Gunung Duren Beltim Yono Cahyono dan Kepala Dishut Babel Marwan, Jumat (20/4) ketika menemukan papan yang siap di angkut oleh pelaku pembalak hutan. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG TIMUR - Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Bangka Belitung, Marwan menegaskan pihaknya akan mengerahkan berbagai upaya untuk menghentikan pembalakan liar di kawasan hutan Gunung Duren, Desa Lilangan, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, Minggu (22/4/2018).

Kata Marwan, mereka tetap tidak akan kehilangan akal untuk melakukan pengungkapan terhadap kasus pembalakan hutan Gunung Duren tersebut.

"Berdasarkan informasi warga sekitar, yang melakukan pembalakan bukan warga setempat, tapi pendatang. Mereka beraktivitas di malam hari, menunggu masyarakat tertidur, dan menunggu petugas lengah. Warga setempat sering mendengar mesin singso berbunyi di malam hari," ujar Marwan kepada posbelitung.co, Minggu (22/4/2018).

Untuk menindaklanjuti perihal tersebut, Dishut telah berkoordinasi dengan aparat keamanan. Mereka telah meminta dukungan, bila bertemu dengan pelaku pembalakan pohon ini, untuk tidak segan - segan memproses ke ranah hukum.

Penangkapan terhadap pelaku pembalak hutan tersebut, tetap akan dilakukan oleh Dishut. Terutama ketika pembalak pohon meranti ini membawa hasil potongan kayu keluar dari hutan tersebut, atau sedang beraktivitas melakukan perambahan hutan.

"Kami akan lakukan penangkapan. Kami tidak akan main - main dan tidak akan segan - segan siapapun itu, tetap akan kami proses sesuai dengan hukum. Kami bukan satu dua kali saja telah melakukan penangkapan, terakhir kemarin di Kabupaten Bangka, ada sembilan truk kayu - kayu bagan dengan panjang 15 meter, berada di hutan konservasi juga ditengah malam bisa kami tangkap," kata dia.(*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved