Inilah Suku Bajo, Manusia Pertama di Muka Bumi yang Adaptasi Genetis Untuk Dapat Menyelam di Laut

Warga Suku Bajo bisa melakukan selam bebas atau tanpa bantuan alat selama 13 menit. Bahkan mereka bisa menyelam hingga kedalaman 70 meter.

Inilah Suku Bajo, Manusia Pertama di Muka Bumi yang Adaptasi Genetis Untuk Dapat Menyelam di Laut
james morgan
Anak Suku Bajo berenang bersama ikan di dalam laut. 

BANGKAPOS.COM - Pernahkah Anda menghitung berapa lama Anda bisa menahan napas di dalam air? Mungkin 10, 20, hingga ratusan detik.

Saat Anda menahan napas dalam air, tubuh Anda secara otomatis memicu yang disebut dengan respons menyelam.

Respons tersebut membuat denyut jantung melambat, pembuluh darah menyempit, dan kontraksi limpa.

Reaksi-reaksi tersebut membantu tubuh untuk menghemat energi saat kita kekurangan oksigen.

Baca: Anak Bung Karno Ini Pernah Jadi Kondektur Bemo dan Jualan Es di Manado, Ini Dia Sosok Orangnya

Kebanyakan orang hanya bisa menahan napas dalam hitungan detik saja. Tapi, ini tidak berlaku bagi Suku Bajo yang hidupnya berpindah di perairan sekitar Filipina, Malaysia, dan Indonesia.

Mereka bisa melakukan selam bebas atau tanpa bantuan alat selama 13 menit. Bahkan mereka bisa menyelam hingga kedalaman 70 meter.

Dengan kata lain, mereka bisa menahan napas di bawah air selama 13 menit.

Ini mungkin dipengaruhi kebiasaan mereka menyelam untuk menangkap ikan, gurita, hingga kepiting.

Uniknya, penyelaman yang setiap hari mereka lakukan ini tanpa bantuan alat modern dan hanya berbekal tombak untuk mendapatkan buruannya.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help