Kecelakaan di Kace, 10 Orang Luka-luka

Kecelakaan lalulintas kembali terjadi di Ruas Jalan Pangkalpinang-Muntok. Kali ini insiden berdarah melibatkan dua unit kendaraan

Kecelakaan di Kace, 10 Orang Luka-luka
Istimewa
Kondisi Lakalantas di Jl Raya Desa Kace Kecamatan Mendobarat Bangka, Senin (23/4/2018) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kecelakaan lalulintas (Lakalantas) kembali terjadi di Ruas Jalan Pangkalpinang-Muntok. Kali ini insiden berdarah melibatkan dua unit kendaraan dan melukai 10 orang korban, Senin (23/4/2018) di Desa Kace Kecamatan Mendobarat Bangka.

Informasi yang berhasil dihimpun Bangka Pos Group bermula, Senin (23/4/2018) sekitar Pukul 14.00 WIB. Ketika itu di Jalan Raya Pangkalinang - Muntok, tepatnya Desa Kace depan SPBU, terjadi benturan keras antar dua kendaraan roda empat dari arah berlawanan, yaitu antara Mobil Grand Max warna silver BN 2457 HB dan Hilux warna hitam Nopol BN 8592 RP.

"Kronologis kejadian bermula saat R4 (mobil) Hilux warna hitam melaju dari arah Pangkalpinang menuju arah Muntok yang dikemudikan oleh Saudara Kenedi, dengan tiga orang penumpang," kata Kapolres Bangka AKBP M Budi Ariyanto diwakili Kabag Ops Kompol S Sophian, Senin (24/4/2018) malam.

Ketika melintasi SPBU Desa Kace, tiba-tiba dari arah berlawanan, arah Muntok menuju arah Pangkalpinang melaju R4 Grand Max dikemudikan oleh Ade Satria Prayudha (17) yang di dalamnya terdapat enam orang penumpang.

"Mobil Grand Max yang dikemudikan Ade dalam kecepatan tinggi dan melebar keluar jalur berlawanan, sehingga menabrak mobil Hilux," kata Sophian.

Padahal ketika itu, sopir Hilux, Kenedi sudah berusaha menghindar bahkan menghentikan laju kendaraan karena sudah melihat dari jauh mobil Grand Max menuju ke arahnya. Tapi apa daya, Grand Max tetap menghantam Hilux tersebut.

"Sopir Hilux saat itu sudah memberhentikan laju kendaraannya dikarenakan pengemudi mobil Hilux melihat bahwa ada mobil Grand Max yang datang ke arahnya dengan kecepatan tinggi. Namun sopir Hilux tidak bisa menghindar lagi sehingga terjadilah kecelakaan," kata Sophian, mengutip hasil olah TKP Anggota Unit Laka Satlantas Polres Bangka di lokasi kejadian .

Akibat kejadian itu, sopir maupun penumpang dari kedua mobil mengalami luka-luka. Begitu pula kendaraan yang terlibat hantaman, rusak parah.

"Dari kedua belah pihak, sepuluh orang mengalami luka ringan dan satu orang mengalami luka berat karena enpat jari kaki putus," katanya.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help