Konsumen Perlu Dilindungi dari Dampak Negatif Transaksi Online

Banyaknya pengguna internet di Indonesia membuat perubahan dramatis terhadap gaya hidup manusia, diantaranya dalam melakukan transaksi jual beli

Konsumen Perlu Dilindungi dari Dampak Negatif Transaksi Online
Putrie Agusti Saleha
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Bangka Belitung, Yuslizar Adnan 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Putrie Agusti Saleha

BANGKAPOS.COM, BANGKA-Banyaknya pengguna internet di Indonesia membuat perubahan dramatis terhadap gaya hidup manusia, diantaranya dalam melakukan transaksi jual beli.

Bertransaksi secara online pasti ada sisi negatif dan positifnya.

Terkait hal tersebut, pemerintah perlu melindungi hak konsumen agar tetap merasa aman dan diuntungkan dalam bertransaksi online.

Hal tersebut disampaikan oleh Yuslizar Adnan selaku asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Bangka Belitung dalam Acara Seminar Nasional dalam rangka Harkonas (Hari Konsumen Nasional) 2018 yang bertemakan "Konsumen Cerdas Di Era Ekonomi Digital" di ruang pertemuan Novotel, Senin (23/04/2018).

"Jaman sekarang orang lebih suka berbelanja online, tapi tidak semua aktivitas tersebut aman, maka dari itu pemerintah berusaha untuk mewujudkan adanya rasa aman berbelanja online," ujar Yulizar.

Selanjutnya moderator dari seminar tersebut, Selani, turut mengatakan bahwa konsumen perlu di lindungi hak-haknya untuk menekan dampak negatif dari bertransaksi online.

"Konsumen perlu di lindungi hak-haknya, konsumen perlu di cerdaskan agar transaksi online yang dilakukan sesuai dengan kehendaknya," tutur Selani.(*)

Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved