PIP di Basel Ditolak, PT Timah Tbk Akan Ajak Masyarakat Dialog

PT Timah Tbk ajak massa yang menggelar aksi dari Bangka Selatan berdialog kontruktif. Perihal ketidaksetujuan terhadap keberadaan 28 PIP

PIP di Basel Ditolak, PT Timah Tbk Akan Ajak Masyarakat Dialog
Bangka Pos/Idandi Meika Jovanka
Aksi Massa Bangka Selatan di depan Gerbang Kantor PT TIMAH Tbk 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA - PT Timah Tbk ajak massa yang menggelar aksi dari Bangka Selatan berdialog kontruktif. Perihal ketidaksetujuan terhadap keberadaan 28 Ponton Isap Produksi (PIP) di Basel, Senin (23/4/2018).

Berdasarkan orasi yang dikemukan Koordinator Aksi, Kodi pihaknya tidak menginginkan terjadi dampak sosial terhadap lingkungan. Seperti, perjudian, prostitusi, dan berbagai tindak asusila lainnya di wilayah tersebut akibat adanya pengaruh dari masyarakat pendatang.

Menanggapi tuntutan tersebut, Kabid Humas PT Timah Tbk, Anggi Siahaan yang dihubungi Bangka Pos melalui pesan elektronik mengatakan perusahaan akan membuka diri untuk berdialog kontruktif dengan stakeholder terutama masyarakat sekitar terkait permasalah tersebut.

"Kami akan segera mungkin mengajak masyarakat dan pihak terkait berdialog secara kontruktif," ungkap Anggi Siahaan

Perihal kekhawatiran masyarakat terhadap dampak sosial yang akan terjadi di area sekitar operasional, perusahaan kata Anggi akan berupaya menjadikan operasional dan produksi PT Timah Tbk sebagai sektor bermanfaat bagi masyarakat. Satu diantaranya melalui pola kemitraan dan berkomunikasi efektif dan mampu menjadi perimbangan.

"Perusahaan selalu berupaya memberikan manfaat yang positif tidak hanya kepada lingkup perusahaan tetapi juga masyarakat sekitar. Sehingga, kami berupaya semaksimal melakukan kontrol sosial dan pemantuan di area tersebut," ujar Anggi

Diharapkan baik masyarakat di area operasional, stakeholder, dan perusahaan segera mencari jalan keluar dan kesepakatan bersama. Selain itu, semua pihak bisa saling dukung dan berkolaborasi dalam formulasi yang terbaik.

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help