TPID Kabupaten Bangka Fokuskan Pantau Harga Jelang Puasa

Tim Pengendalian Inflasi Daerah ( TPID ) Kabupaten Bangka tahun 2018 terbentuk dengan Ketua Bupati Bangka.

TPID Kabupaten Bangka Fokuskan Pantau Harga Jelang Puasa
Bangka Pos/Nurhayati
Akhmad Mukhsin 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tim Pengendalian Inflasi Daerah ( TPID ) Kabupaten Bangka tahun 2018 terbentuk dengan Ketua Bupati Bangka.

TPID memiliki tugas diantaranya melakukan pengumpulan data dan informasi perkembangan harga barang kebutuhan pokok dan penting, barang lainnya serta jasa pada tingkat kabupaten Bangka, menyusun kebijakan pengendalian inflasi pada tingkat kabupaten dengan memperhatikan kebijakan pengendalian inflasi nasional dan pengendalian inflasi pada tingkat provinsi.

Selain itu melakukan upaya memperkuat sistem logistik pada tingkat kabupaten Bangka, melakukan koordinasi dengan tim pengendalian inflasi  daerah Provinsi, dan atau melakukan langkah-langkah lainnya dalam  rangka penyelesaian hambatan  dan permasalahan pengendalian inflasi pada tingkat kabupaten Bangka.

Ketika membuka rapat koordinasi TPID Kabupaten Bangka, Senin (23/4/2018) di ruang Bina Praja Kantor Bupati Bangka, Sekda Bangka Akhmad Mukhsin menjelaskan, karena adanya perubahan aturan terhadap susunan organisasi TPID di tingkat pusat maupun di tingkat daerah sebelumnya ditingkat daerah Ketua TPID dijabat sekda, sedangkan saat ini berdasarkan aturan yang baru jabatan Ketua TPID ditempati bupati dan sekda sebagai ketua harian.

"Menjelang bulan puasa dan Idul Fitri, tidak sampai satu bulan lagi masuk bulan puasa biasanya barang kebutuhan pokok trendnya mengalami kenaikan seperti gula, beras, telur, bila terjadi kenaikan dikhawatirkan terjadi gejolak di masyarakat," ungkap Mukhsin melalui rilis yang dikirim Humas dan Protokol Setda Bangka

Diharapkannya dinas terkait untuk bekerjasama dengan OPD teknis yang tergabung di dalam TPID kabupaten Bangka guna melakukan monitoring dan pemantauan harga serta ketersedian kebutuhan pokok dilapangan hingga ke tingkat kecamatan, sebagai upaya menekan terjadinya gejolah kenaikan harga di pasaran.

"Harga barang kebutuhan pokok ini akan kita lakukan monitoring  termasuk juga gas LPG pada saat menjelang memasuki bulan puasa dan menjelang Idul Fitri," kataMukhsin.

Dijelaskannya, keberadaan TPID sebagai upaya meningkatkan pelayanan keadaan masyarakat di Kabupaten Bangka.

Rapat koordinasi TPID Kabupaten Bangka dilanjutkan dengan menyusun rencana kerja yang dipimpin Asisten Perekonomian Pembangunan Setda Bangka  Marwan Zahfari, yang diikuti OPD terkait serta utusan dari Bank Indonesia dan Kantor Pusat Statistik Kabupaten Bangka

Penulis: nurhayati
Editor: Evan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved