Jadi Pionir, Kabupaten Bangka Miliki 8 Tempat Pemotongan Hewan Bersertifikat Halal

Kita telah memiliki delapan Tempat Pemotongan Hewan baik itu TPU ataupun RPH dan Kita Kabupaten Pionir dalam

Jadi Pionir, Kabupaten Bangka Miliki 8 Tempat Pemotongan Hewan Bersertifikat Halal
Ist
Rusmansyah 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA-Kabupaten Bangka telah menjadi pionir dalam pelayanan  Sertifikat Halal untuk Rumah Potong Hewan (RPH) dan Tempat Potong Unggas (TPU).

Hal ini karena di Kabupaten Bangka telah terdapat delapan Tempat Pemotongan Hewan terdiri dari tujuh TPU dan satu  RPH yang bersertifikat dari LPPOM MUI Provinsi Babel.

"Kita telah memiliki delapan Tempat Pemotongan Hewan baik itu TPU ataupun RPH dan Kita Kabupaten Pionir dalam melayani Sertifikat Halal baik TPU ataupun RPH," ungkap Kepala Dinas Pangan Kabupaten Bangka Rusmansyah melalui rilis yang dikirim Humas Dinkominfotik Kabupaten Bangka, Rabu (25/4/2018) kepada bangkapos.com.

Ia menjelaskan setiap tahun diharapkan ada peningkatan terkait jumlah TPH di Kabupaten Bangka yang bersetifikat halal, guna mempermudah akses masyarakat dalam mendapatkan Tempat Pemotongan Hewan yang dengan sesuai prosedur dan persyaratan.

"Kita berharap terjadi peningkatan terus dari tahun ke tahunnya terhadap Tempat Pemotongan Hewan ini karena hal ini tentu sangat membantu masyarakat untuk mandapatkan akses dengan mudah dalam melakukan pemilihan serta penentuan tempat yang mereka tidak ragukan lagi dari segala aspek terkait pemotongan hewan baik hewan ternak maupun unggas," harap Rusmansyah.

Ia mengimbau agar seluruh Tempat Pemotongan Hewan yang ada di Kabupaten Bangka sesegera mungkin mengurus sertifikat halal dengan mengikuti prosedur yang ada.

Adapun prosedur tersebut dijelaskan oleh Rusmansyah adalah mengurus melalui Instansi terkait di Pemda yakni melalui Dinas Pangan Kabupaten Bangka yang kemudian akan disurvey, kemudian diarahkan sesuai prosedur atau datang langsung ke LPPOM MUI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Dalam hal ini kita mengimbau agar semua Tempat Pemotongan Hewan yang di Kabupaten Bangka sesegera mungkin dalam melakukan upaya untuk mendapatkan sertifikat halal yang mana hal ini dapat dilakukan dengan dua cara yakni melalui Instansi terkait di Pemda yang kemudian akan disurvey kemudian diarahkan sesuai prosedur atau datang langsung ke LPPOM MUI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," imbau Rusmanyah.

Untuk itu menurut Rusmansyah pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang memilik Tempat Pemotongan Hewan dengan menyampaikan beberapa materi yang secara garis besarnya bahwa dengan setifikat halal yang mereka dapatkan memberi banyak manfaat khususnya kepercayaan masyarakat dan pendapatan Tempat Pemotongan Hewan tersebut.

"Sejauh ini kita terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dam tentu pada dasarnya hal tersebut selain Program Pemerintah Daerah juga akan berdampak pada pendapatan mereka yang didasari kepercayaan masrakat terkait sertifikat halal tersebut tentunya," kata Rusmansyah.

Dia menambahkan secara garis besar kiteria pemenuhan indikator nanti adalah bertumpu pada tempat dan sarana yang memenuhi aspek kesehatan dan pemotongan hewan harus sesuai Syari’at Islam.

"Ada banyak indikator yang nanti dilakukan pendataan namun secara garis besar adalah pemotongan hewan harus sesuai dengan Syari’at Islam dan sarana maupun tempat pemotongan haruslah bersih dan memenuhi aspek kesehatan," jelas Rusmansyah. (*)

Penulis: nurhayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved