Kasus Dugaan Korupsi Kolam Renang Loka Tirta Sungailiat Masuk Agenda Pemeriksaan Saksi

Sebelumnya pemeriksaan saksi dari 3 ahli sudah dilakukan sejak tanggal 20 April lalu. Saat ini sidang

Kasus Dugaan Korupsi Kolam Renang Loka Tirta Sungailiat Masuk Agenda Pemeriksaan Saksi
Bangkapos/Yudha Palistian
Suasana sidang Robert Hariandja di ruang Garuda PN Pangkalpinang 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Adinda Rizki Amanda

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kasus dugaan tindak pidana Korupsi rehabilitasi kolam renang Loka Tirta Sungailiat tahun 2014 kembali digelar, Rabu (25/4/2018) di PN Pangkalpinang.

Terdakwa yang bernama Robert Hariandja selaku direktur utama PT Fame Uli Jadiaman Indah terjerat kasus korupsi bersama dua terdakwa lainnya yakni Muhamad SH selaku Pejabat Pembuat Komitmen dan Endi Sucipto selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan.

Sebelumnya pemeriksaan saksi dari 3 ahli sudah dilakukan sejak tanggal 20 April lalu. Saat ini sidang sudah masuk pemeriksaan saksi.

Dua orang saksi yang hadir diantaranya kedua terdakwa dalam kasus yang sama yakni Muhamad SH dan Endi Sucipto, Rabu (25/4/2018).

Atas kasus ini, keuangan negara telah dirugikan sebanyak Rp. 299.604.757,00.

Hal ini tercantum dalam berita acara perhitungan kerugian negara yang dilakukan oleh Tim penyidik kejaksaan negeri Bangka pada tanggal 29 Januari 2018.

Penasehat hukum terdakwa Bery mengungkap kasus ini belum menemukan titik terang dan sedang menunggu tuntutan Minggu depan disidang selanjutnya.

"Untuk saat ini belum kelihatan korupsinya, korupsi itu kan kaitan dengan kerugian negara artinya kan pihak yang berwenang menentukan itu PPK (Pemberantasan dan Pencegahan Korupsi), bahkan sidang tadi muncul hal baru lagi yakni kelebihan bayar, nah saya bingung apakah benar ini kelebihan bayar  atau kerugian negara" jelasnya kepada Bangka Pos Group.

Atas tindakan terdakwa dapat diancam pidana Pasal 2 ayat 1 jo atau pasal 55 ayat 1 KUHP bahwa terdakwa dapat dipidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama bisa seumur hidup.

Sidang yang berlangsung di ruang Garuda PN Pangkalpinang ini dipimpin oleh ketua hakim I Nyoman Wiguna dan didampingi anggota hakim Iwan Gunawan dan Erizal.(*)

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help