Subuh Wibisono Jabat Ketua FKUB Babel

Subuh Wibisono terpilih menjadi ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2018-2023

Subuh Wibisono Jabat Ketua FKUB Babel
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah melantik pengurus FKUB periode 2018-2023 di ruang rapat Tanjung Pesona, Rabu (25/4/2018) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Subuh Wibisono terpilih menjadi ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2018-2023.

Pengurus FKUB ini dilantik langsung oleh wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah di ruang rapat Tanjung Pesona, Rabu (25/4/2018).

Fatah mengatakan FKUB memiliki peran penting dalam memelihara kerukunan umat beragama dan pendirian rumah ibadah. FKUB juga memiliki peran strategis seperti melakukan dialog dengan pemuka agama, menampung aspurasi ormas keagamaan dan masyarakat.

"FKUB juga menyalurkan aspirasi ormas keagamaan dan masyarakat dalam bentuk rekomendasi sebagai bahan kebijakan Gubernur, serta melakukan sosialisasi Undang-undang bidang keagamaan yang berkaitan dengan kerukunan umat beragama," kata Fatah saat melantik Pengurus FKUB.

Berdasarkan pengalaman yang lalu, menjelang pemilu masyarakat beragama sering diombang-ambingkan partai polotik yang menawarkan janji politik.

"Umat beragama sering disekat-sekat untuk berkompetisi menyalurjan aspirasi, bahkan agama ditarik dan dilibatkan untuk menghimpun suara, jangan sampai ini memunculkan sentimen keagamaan yang mengancam keharmonisan dan ketentraman umat beragama," sebut Fatah.

Fatah berharap pemuka agama yang tergabung di FKUB Provinsi maupun Kabupaten/kota dapat harus menjadi mediator dan membimbing umat bahwa hak politik ialah milik pribadi dan tidak saling memaksakan apalagi saling hujat antar umat beragama.

"Janganlah proses memilih yang sesaat itu, mengorbankan kerukunan yang bersifat abadi, sejauh ini memang ditemukan riak kecil ditengah masyarakat, tapi masih bisa diatasi dan tidak menimbulkan gejolak, konflik tetap ada selama rivalitas," katanya.

Penulis: krisyanidayati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved