Mau Jadi Kepala Daerah, Siapkan Dana Segini

"Misalnya katakanlah gaji Bupati/walikota 1 tahun Rp 1 Miliar, sementara itu biaya mereka Rp 50-100 miliar, orang mana

Mau Jadi Kepala Daerah, Siapkan Dana Segini
Bangka Pos/Krisyanidayati.
focus group discussion (FGD) pengumpulan data kajian dan pengisian kuesioner tentang aktualisasi kepemimpinan negarawan di lingkungan kader partai politik guna terwujudnya etika politik dalam rangka ketahanan nasional, di Hotel Santika, Kamis (26/4/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Biaya politik untuk menjadi kepala daerah kerap tak sebanding dengan penghasilan kepala daerah.

Taprof Bidang Pemdagri dan Sismennas Lemhanas RI Edijan Tanjung menyebutkan untuk menjadi Gubernur dibutuhkan ongkos politik yang berkisar antara Rp.250-350 miliar. Sedangkan untuk Bupati bisa mencapai 50-100 miliar.

"Misalnya katakanlah gaji Bupati/walikota 1 tahun Rp 1 Miliar, sementara itu biaya mereka Rp 50-100 miliar, orang mana yang mau rugi?," katanya focus group discussion (FGD) pengumpulan data kajian dan pengisian kuesioner tentang aktualisasi kepemimpinan negarawan di lingkungan kader partai politik guna terwujudnya etika politik dalam rangka ketahanan nasional, di Hotel Shantika, Kamis (26/4/2018).

Ia menyebutkan banyak partai politik yang saat ini kaderisasi parpol secara instan, yang kadernya belum tentu memiliki etika kenegarawanan.

"Ini yang harus kita pahami, kalau PNS mau jadi eselon 1 harus melewati eselon IV, begitu juga dengan pangdam, tapi fakta dilapangan sosok yang diutus parpol belum sepenuhnya memahami etika politik," katanya.

Tingginya, cost politik ini juga disampaikan staf ahli bidang pemerintahan, hukum, dan politik Syahrudin yang menyebutkan cost politik yang mencapai miliran, belum lagi dana politik yang tidak terlihat.

"Kader ini ada yang dibentuk ada juga yang instan, nah yang instan ini yang kerap transaksional. Biaya politik itu memang tinggi, misalnya untuk saksi, dan penggerak politik lainnya. Belum yang tidak terukur," katanya.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved