Penerapan E-government di Babel Belum Optimal

Masyarakat masih ada yang sulit mengakses, ada kendala di beberapa daerah akan sulit menerapkan itu karena masih ada blankspot. Ini

Penerapan E-government di Babel Belum Optimal
Bangka Pos/Krisyanidayati.
workshop peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis e-government di Babel, di Hotel Santika, Kamis (26/4/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ferry Insani menyebutkan saat ini pemerintah provinsi sudah menerapkan E-government yakni e-planning, e-budgeting, dan e-laporan.

"Kita sudah menerapkan itu untuk mewujudkan e-government, tapi memang ini perlu dioptimalkan lagi. Kalau dari 10 kita masih dinilai 7 dan harus ditingkatkan lagi menjadi 8," kata Ferry usai membuka acara workshop peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis e-government di Babel, di Hotel Santika, Kamis (26/4/2018).

Ia menyebutkan, Pemprov Babel akan terus berinovasi untuk melaksanakan e-government, tak hanya itu juga akan mulai meningkatkan pelayanan publik berbasis Online.

"Pelayanan publik seperti dukcapil, kesehatan, perizinan ini sudah mulai kita terapkan. Tapi memang masih perlu ditingkatkan lagi," sebutnya.

Ferry tak memungkiri kasih ada beberapa daerah yang di Babel yang masih memiliki blank spot, sehingga penerapan e-government ini belum sepenuhnya bisa berjalan.

"Masyarakat masih ada yang sulit mengakses, ada kendala di beberapa daerah akan sulit menerapkan itu karena masih ada blankspot. Ini yang perlu kita dorong untuk peningkatan jaringan," ujarnya.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help