Home »

Video

Video : Warga Balik Tuntut Aparat Tangkap Koordinator Penambang Ilegal di Tempilang

Padahal penambang dan panitia atau koordinator itulah yang menjadi penyebab kerusuhan massa hingga akhirnya terjadinya pembunuhan

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Roesman Djohan memberikan jaminan pada enam orang orang terdakwa pengrusakan ponton tambang (TI) apung yang saat ini diadili di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat.

Surat jamianan pengalihan status tananan rutan menjadi tahanan kota atau rumah tersebut diserahkan oleh Pengacara, Budiana Rachmawati kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Rabu (25/4/2018).

"Tadi memang Ibu Budiana sudah mengajukan permohonan. Karena baru diajukan permohonananya hari ini (Sidang Rabu), maka kita masih bermusyawarah untuk menentukan statusnya, minggu depan. Tadi memang ada dilampirkan surat jaminan dari Pak Gubernur Babel," kata Ketua PN Sungailiat, Sarah Louis Simanjuntak diwakili Humas I, Beny Yoga Dharma kepada Bangka Pos Group usai sidang, Rabu (25/4/2018).

Sementara itu, enam terdakwa tersebut mulai diadili pekan lalu di PN Sungailiat dalam status tahanan hakim. Perkara enam terdakwa dibuat dalam dua berkas terpisah ditangani oleh dua pengacara yang berbeda pula.

Pengacara Budiana Rachmawati menangani perkara khusus lima terdakwa saja, yaitu Terdakwa Samantuka (4l), Terdakwa Saudi (42), Terdakwa Tohri (42), Terdakwa Angga (30) dan Terdakwa Tomi Priadi (33).

Sedangan Pengacara Saparwan Usman, khusus menangani perkara, Terdakwa Santo Kusuma Atmaja (39).

"Nah khusus Pengacara Saparwan, sudah minggu lalu mengajukan permohonan pengalihan status penahanan kliennya, dan tadi seperti ditegaskan majelis hakim dalam pesidangan disebutkan bahwa permohonan yang diajukan oleh pengacara itu (Saparwan), belum bisa kami terima. Sehinga terdakwa (kliennya) harus masuk kembali ke tahanan, tujuannya untuk memperlancar sidang," lanjut Beny.

Lain halnya permohonan yang diajukan oleh Pengacara Budiana Rachmawati, dipastikan Beny baru masuk saat sidang dilaksanakan, Rabu (25/4/2018) sehingga belum bisa diberikan jawaban.

"Sedangkan permohonan dari Pengacara Budiana, baru hari ini (Rabu) diajukan dan kita masih dalam tahap musyawarah," kata Benny.

Halaman
1234
Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help