Wanita Korban Perampokan di Taksi Online, Disekap 7 Jam dan Hartanya Dirampas

Santi alias Sansan (24) menjadi korban perampokan dan penyekapan yang diduga dilakukan pengemudi taksi GrabCar.

Wanita Korban Perampokan di Taksi Online, Disekap 7 Jam dan Hartanya Dirampas
Warta Kota

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Hingga Rabu (25/4/2018), polisi masih belum bisa meminta keterangan dari Santi alias Sansan (24), perempuan yang menjadi korban perampokan dan penyekapan yang diduga dilakukan oleh pengemudi taksi berbasis aplikasi GrabCar pada Senin (23/4/2018).

Menurut Kepala Unit Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Rulian Syauri, Sansan masih syok sehingga belum bisa dimintai keterangan.

Tim Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat sendiri masih terus memburu tiga pelaku tindak kriminal di taksi online tersebut. Polisi sudah mengantongi identitasnya.

Baca: Gadis Ini Kirim Foto Hot Demi Dapat Uang Endorse, Pelaku Ancam Sebar di Dunia Maya

Rulian mengatakan, saat korban menumpang taksi daring tersebut, tiba-tiba korban disekap oleh dua orang yang bersembunyi di bangku belakang.

"Tiba-tiba muncul dua orang dari belakang (bangku). Dia disekap (dan) dipaksa telepon keluarga untuk minta tebusan, tapi dia enggak mau. Kemudian diantar ke ATM, diminta ambil uang," kata Rulian di Mapolsek Metro Jakarta Barat, Rabu (25/4/2018).

Dalam penyekapan, tangan dan kaki Sansan diikat menggunakan tali tas milik korban.

Sedangkan kepalanya ditutup dengan jaket milik pelaku. Polisi mengatakan, korban juga diancam dibunuh oleh pelaku.

Rulian Syauri mengatakan, sekitar tujuh jam korban dibawa berkeliling dan ditodong sebuah benda di tubuhnya.

Namun, kepada polisi, korban mengaku tidak mengetahui rute perjalanan saat ia disekap di dalam mobil tersebut.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved